Korban Gempa Turki & Yunani Bertambah, 14 Orang Dilaporkan Tewas

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 31 Oktober 2020 02:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 18 2301814 korban-gempa-turki-yunani-bertambah-korban-tewas-jadi-14-orang-WiEz913unu.jpg Korban gempa Turki terus bertambah (Foto : Times of Israel)

ISTANBUL – Korban gempa magnitude 7,0 di Yunani dan Turki terus bertambah. Hingga saat ini jumlah korban yang tewas mencapai 14 orang.

Gempa tersebut juga menyebabkan sejumlah bangunan runtuh dan memicu gelombang pasang yang menghantam daerah pesisir dan pulau-pulau.

Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) Turki mengatakan 12 orang tewas dan 419 orang terluka. Sementara di Pulau Samos, Yunani dua remaja, laki-laki dan perempuan, ditemukan tewas.

"Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di 17 bangunan yang roboh atau rusak," kata AFAD seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (31/10/2020).

Gubernur Izmir mengatakan 70 orang telah diselamatkan dari bawah reruntuhan.

Wali Kota Seferihisar Izmir, Ismail Yetiskin, mengatakan permukaan laut naik akibat gempa tersebut. “Sepertinya ada tsunami kecil,” katanya kepada penyiar NTV.

Baca Juga : Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Gempa Turki

Rekaman di media sosial menunjukkan puing-puing termasuk lemari es, kursi, dan meja mengambang di jalan-jalan di atas banjir. TRT Haber menunjukkan mobil-mobil di distrik Seferihisar Izmir telah diseret oleh air dan ditumpuk di atas satu sama lain.

Idil Gungor, yang mengelola sebuah hotel di distrik Seferihisar Izmir, mengatakan kepada stasiun televisi NTV bahwa orang-orang sedang membersihkan puing-puing setelah air banjir surut. Dia mengatakan ikan telah terdampar di taman hotel yang berjarak sekitar 50 meter dari pantai.

Kepala organisasi Yunani untuk perencanaan anti-seismik, Eftyhmios Lekkas, mengatakan kepada Skai TV Yunan bahwa penduduk pulau Samos di Yunani, yang memiliki populasi sekitar 45.000, didesak untuk menjauh dari daerah pesisir.

“Itu adalah gempa yang sangat besar, sulit untuk memiliki gempa yang lebih besar,” kata Lekkas

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini