"Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar, terorisme adalah terorisme, dan teroris adalah teroris. Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun," tegas Jokowi saat konferensi pers secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Menurutnya, saat ini dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi Covid-19, Oleh sebab itu kebebasan berekspresi tidak boleh mencederai kehormatan, kesucian, dan kesakralan nilai serta simbol agama.
"Sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan," tegasnya.
Di sisi lain, Jokowi juga mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Gereja Nice yang telah memakan korban jiwa. Indonesia mengajak dunia mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.