Keroyok TNI di Bukittinggi, 2 Anggota Klub Moge Ditetapkan Jadi Tersangka

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 31 Oktober 2020 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 340 2301917 keroyok-tni-di-bukittinggi-2-anggota-klub-moge-ditetapkan-jadi-tersangka-dtpU5v1vI0.jpg Dua anggota pengendara moge yang mengeroyok anggota TNI telah dijadikan tersangka. (Foto: iNews/Wahyu)

JAKARTA - Polisi menetapkan dua anggota klub Motor Gede (Moge) sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengeroyokan dua prajurit TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Kabid Humas Polda Sumatera Barat menyebut dua orang tersangka itu berinisial BS (18) dan MS (49). Penetapan itu setelah ditemukan adanya dua alat bukti dan berdasarkan keterangan saksi-saksi.

BACA JUGA: 2 Prajurit TNI Dikeroyok Gerombolan Pemotor Moge

"Berdasarkan pemeriksaan intensif sesuai dengan alat bukti dan keterangan saksi, sementara hanya dua orang yang melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap korban," kata Bayu saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka tersebut kini sudah dilakukan penahanan guna menjalani pemeriksaan intensif.

Sebelumnya, pengeroyokan dilakukan oleh gerombolan pengguna motor gede pada dua orang di Jalan Hamka depan sebuah toko pakaian Simpang Tarok, Tarok Dipo, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat sore 30 Oktober 2020.

BACA JUGA: Gerombolan Pemotor Moge Pengeroyok Prajurit TNI Minta Maaf

Korban ternyata anggota Intel Kodim 0304/Agam. Mereka adalah adalah Serda Mis dan Serda MY yang bertugas di Satuan Intel Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat.

Akibat pengeroyokan itu Serda MIS mengalami pecah bibir bagian atas, sementara Serda MY mengalami memar pada kepala belakang. Usai kejadian kedua bintara TNI AD ini langsung dibawa ke RS Tentara untuk mendapatkan pengobatan atas luka yang dialaminya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini