"Justru itu saya mengajak para tokoh agama, kita berkomitmen dan bersepakat bahwa politik uang itu adalah haram," katanya.
Baca Juga : Debat Pikada Depok 2020 Digelar Akhir November
Robianto mengakui memang tidak mudah untuk membendung politik uang yang selalu muncul saat pesta demokrasi, karena terkait pola pikir masyarakat. "Tapi yang harus kita garis bawahi, politik uang itu tentu akan terjadi jika ada yang memberi dan ada yang menerima," ujarnya.
Karena itu, penerima dan pemberi adalah sama-sama pelaku praktik politik uang yang menjadi satu kesatuan atau sebuah mata rantai yang harus diputus.
"Maka saya tegaskan bahwa menerima uang yang bisa mempengaruhi hak pilih dan demokrasi, itu bukan rezeki tetapi racun yang harus kita basmi serta diberantas secara bersama pula," demikian Robianto.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.