AS Tak Lagi Anggap Kelompok Anti China sebagai Teroris

Agregasi VOA, · Sabtu 07 November 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 18 2305879 as-tak-lagi-anggap-kelompok-anti-china-sebagai-teroris-PjfpU79dIV.JPG Bendera AS dan China (Foto: Reuters/Jason Lee)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) resmi mencabut status kelompok separatis anti China dari daftar teroris. Kelompok tersebut selama ini mengklaim telah memperjuangkan hak-hak minorias Muslim Uighur di China. 

Beijing menuduh Gerakan Islam Turkistan Timur (the Eastern Turkistan Islamic Movement/ETIM), merencanakan tindakan terorisme di wilayah Xinjiang yang kaya sumber daya China barat jauh, rumah bagi sekitar 10 juta Muslim Uighur yang berbahasa Turki.

Kelompok hak asasi global, pengasingan Uighur, dan negara-negara Barat akhir-akhir ini memberikan kritik pedas terhadap China atas tuduhan menahan sekitar satu juta anggota komunitas minoritas di kamp-kamp interniran di Xinjiang dengan dalih memerangi radikalisme Islam.

Baca juga: Beragam Reaksi Warga China terhadap Pilpres AS 2020 

"Saya dengan ini mencabut penunjukan Gerakan Islam Turkistan Timur, juga dikenal sebagai ETIM, sebagai 'organisasi teroris'," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam arahan singkat 20 Oktober yang diterbitkan pada hari Kamis (5/11).

Washington mendaftarkan ETIM sebagai kelompok teroris pada tahun 2003.

Para pejabat mengatakan kelompok separatis juga telah mendirikan pangkalan di Pakistan tetapi kerjasama keamanan yang erat dan pembagian intelijen antara Pakistan dan China dalam beberapa tahun terakhir telah secara efektif membongkar kegiatan ETIM di tanah Pakistan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengecam keputusan AS tersebut sebagai "menutupi" kelompok teror.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini