Diduga Keracunan Nasi Kotak, Puluhan Warga Dilarikan ke Puskesmas

Asep Supiandi, Koran SI · Minggu 08 November 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 525 2306172 diduga-keracunan-nasi-kotak-puluhan-warga-dilarikan-ke-puskesmas-SY0XW817K0.jpg Diduga keracunan, puluhan warga dilarikan ke Puskesmas (Foto: Asep Supiandi)

PURWAKARTA - Puluhan warga di Desa Cilingga, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat diduga keracunan nasi kotak maulidan. Sehingga mereka terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Kasus ini pun langsung mendapat respons kepolisian dengan melakukan penelusuran penyebab pasti keracunan ini. Baca Juga: Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Bertambah Jadi 213 Orang

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sindonews, peristiwa itu berawal saat digelarnya acara maulid di salah satu rumah warga di RT 0602 Desa Cilingga pada Jumat 6 November 2020 sekitar pukul 23.00 WIB. Malam tadi, warga yang sebelumnya diberi hidangan nasi kotak berisi nasi putih, daging ayam, lalapan dan sambal, mendadak mengalami gejala yang sama.

Baca Juga: Korban Keracunan Makanan saat Acara Syukuran di Tasikmalaya Bertambah Jadi 171 Orang

Mereka muntah-muntah dan buang air besar. Gejala yang dialami secara massal itu pun sempat membuat panik warga sekitar dan akhirnya sekitar 21 orang dilarikan ke Puskesmas Darangdan dan Puskesmas di Kecamatan Sukatani. Bahkan, ada beberapa warga yang dilarikan ke rumah sakit di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat serta Rumah Sakit Asri Purwakarta.

Kapolsek Darangdan, AKP Subagyo membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan makanan. Pihaknya pun sudah melakukan penelusuran dan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi.

"Kalau kondisi pasien hari ini sudah banyak yang sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka sudah sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa," ungkap Subagyo kepada Sindonews, Minggu (8/11/2020).

Saat ini, terang dia, masalah dugaan keracunan makanan itu dilimpahkan ke Mapolres Purwakarta. Hanya saja kasus itu terjadi diduga akibat kelalaian dalam menyelenggarakan sebuah kegiatan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini