Palestina Sambut Kekalahan Donald Trump di Pilpres AS

Agregasi Sindonews.com, · Senin 09 November 2020 01:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 18 2306329 palestina-sambut-kekalahan-donald-trump-di-pilpres-as-6VMEPcnhaF.jpeg Palestina sambut baik kekalahan Donald Trump di Pilpres AS 2020. (Reuters)

RAMALLAH – Kekalahan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2020 disambut baik oleh Palestina. Beberapa pejabat Palestina mengatakan lengsernya Trump dari Gedung Putih akan melegakan rakyat Palestina di bawah kependudukan Israel.

Utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath mengatakan, pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina. Meski begitu, dia tidak melihat akan adanya perubahan signifikan dalam kebijakan Timur Tengah, khususnya Palestina, dari pemerintahan baru AS.

“Bagi kami, ini adalah keuntungan menyingkirkan Trump. Namun, kami tidak mengharapkan perubahan strategis yang penting dalam sikap Amerika terhadap perjuangan Palestina," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (8/11/2020).

Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, Mustafa Barghouti mengungkapkan kebahagiaan tentang hasil pemilu AS dan mengatakan Trump adalah Presiden Amerika terburuk yang ditemui di zaman modern.

Baca Juga : Perjalanan Panjang Joe Biden Menuju Gedung Putih

"Trump menghancurkan hubungan internasional dan juga politik. Apa yang disebut ‘Kesepakatan Abad Ini’ adalah hal terburuk yang dia lakukan untuk Palestina,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Gerakan Mujahidin, bagian dari perlawanan Palestina, juga mengomentari hasil pemilu. Gerakan itu menyatakan kejatuhan Trump sama dengan runtuhnya semua sistem yang telah mengkhianati rakyat mereka sendiri dan Palestina.

Baca Juga : Pidato Kemenangan, Biden Janji Jadi Presiden yang Mempersatukan Warga AS

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini