BOGOR - Kericuhan terjadi di kantor Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/11/2020). Massa yang terlihat kesal melampiaskan kekesalannya dengan membakar ban bekas, serta merusak kantor Desa Harkat Jaya.
Memanasnya emosi warga diduga akibat panitia pemilihan kepala desa yang tidak transparan pada saat melakukan seleksi calon kepala desa. Dari sembilan calon kepala desa, empat orang dinyatakan gagal melanjutkan pencalonan, namun panitia belum memberitahukan penyebab gagal empat orang calon tersebut.Kericuhan terjadi di kantor Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/11/2020).
Baca Juga: KPK Bongkar Praktik Jual Beli Suara di Pilkades
Aksi warga memanas saat ratusan pendukung dari empat calon yang gagal tak bisa menemui para panitia hingga akhirnya beringas dan melakukan perusakan kantor desa. Atap dan jendela dirusak, bahkan warga pun membakar ban bekas depan kantor desa agar aktifitas pelayanan dihentikan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasaan resmi baik dari pihak kepolsian maupun dari panitia Pilkades Harkat Jaya. Selang beberapa saat kemudian, aparat gabungan polisi dan TNI melerai massa yang beringas dan mencoba melakukan pendekatan pada massa dengan memediasi dua belah pihak yaitu panitia Pilkades dan warga.
Berikut nama calon kepala desa:
a. Lolos
1. Zepri Adi Priyatna 540
2. Neneng Mulyati 480
3. Adang 360
4. Nandi Suhendar 320
5. Murdi Arifin 280
b. Tidak lolos
1. Ridwan 270
2. Rudi 210
3. Karsa 190
4. Abdul Yusuf 180
Baca Juga: Ada Ayah Lawan Anak dan Suami Lawan Istri di Pilkades Bantul
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.