Rapid Test Covid-19 Pengungsi Merapi di Tlogolele Dibatalkan

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Selasa 10 November 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 512 2307324 rapid-test-covid-19-pengungsi-merapi-di-tlogolele-dibatalkan-zTToptU8Ni.jpg Foto: Ary Wahyu

BOYOLALI - Rencana rapid test Covid-19 pengungsi Gunung Merapi di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dibatalkan. Rapid test dikhawatirkan justru membuat pengungsi takut dan membuat mereka kembali ke rumah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tlogolele, Neigen Achtah Nur Edy Saputra mengatakan, warga, pemerintah desa dan pengelola pengungsian akhirnya memutuskan membatalkan rapid test Covid-19.

"Pertimbangannya karena hal itu akan menambah keresahan pengungsi," kata Neigen di lokasi pengungsian, Selasa (10/11/2020).

Sesuai informasi dari pengungsian di lokasi lain, pengungsi akhirnya pulang dan tidak mau kembali setelah rapid test. Pihaknya tadi malam telah menghubungi BPDB Boyolali terkait permintaan pembatalan rapid test. sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali akhirnya datang ke lokasi pengungsian dan hanya memberikan imbauan agar pengungsi mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Warga Kerap Dengar Suara Gemuruh dari Puncak Gunung Merapi

Warga diimbau rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan jaga jarak. Pihaknya belum menyampaikan ke pengungsi terkait rencana rapid test yang kemudian dibatalkan. Sebab hal itu secara mental akan membuat mereka takut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini