Terekam CCTV, Maling Motor Ini Gunakan Hipnotis untuk Tipu Korbannya

I Gusti Bagus Alit Sidi, iNews · Jum'at 13 November 2020 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 244 2308980 terekam-cctv-maling-motor-ini-gunakan-hipnotis-untuk-tipu-korbannya-tXa9FLzpLH.JPG Tangkap Layar CCTV Korban

BADUNG - Masyarakat di Banjar Dawas, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, kini dibuat resah. Sejak merebaknya pandemi, aksi pencurian motor di wilayah tersebut semakin marak terjadi.

Tak tanggung-tanggung, pelaku yang nekat beraksi seorang diri, kabur membawa motor korban dengan modus hipnotis. Aksi pelaku yang terekam kamera pemantau, pun viral di media sosial.

Aksi pencurian sepeda motor dengan modus hipnotis kali ini menimpa korban Gede Setiawan, Warga Banjar Dawas. Beruntung aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas di lokasi kejadian.

Video rekaman tersebut kemudian viral di media sosial dan dibanjiri kecaman dari warganet. Aksi pencurian bermula dari aksi pria tak dikenal yang bertamu ke rumah korban. Dari kamera pemantau dengan jelas terlihat jika pelaku datang menggunakan pakaian serba hitam.

Pelaku yang berpura-pura mengaku sebagai kawan korban, bahkan sempat diajak ngopi bareng oleh ayah korban. Pelaku kemudian bercerita jika dirinya tak berani pulang ke rumah lantaran takut dimarahi sang istri akibat kalah bermain judi.

Karena tak lagi memiliki uang, pelaku ingin meminjam motor korban untuk menarik uang di ATM. Istri korban yang dari awal telah curiga dengan gelagat pelaku, sempat mencegah korban agar tak meminjamkan motor matic miliknya.

Namun, secara tanpa sadar, korban kembali masuk ke dalam rumah dan kali ini mengambil kunci motor honda supra tahun 2001 untuk diberikan kepada pelaku pencurian.

Setelah menerima kunci, dari rekaman kamera pemantau terlihat pelaku segera tancap gas meninggalkan rumah korban. Korban mengaku baru sadar beberapa menit kemudian setelah istrinya menanyakan keberadaan pelaku dan motor yang dipinjamkan.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp3 juta. Setelah kejadian, video rekaman kamera pemantau kemudian disebar ke media sosial dan menjadi viral.

Pihak korban juga telah melaporkan kasus ini ke Polsek Kuta Utara, dan berharap pelaku beserta motor miliknya bisa segera ditemukan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini