Pihaknya kemudian menindaklanjuti permasalahan tersebut dan akhirnya seluruh jajaran panitia pemilihan serta para kandidat menggelar rapat bersama untuk menyelesaikan persoalan ini. Hasil dari rapat tersebut, disepakati bersama dan diputuskan untuk dilakukan pemilihan ulang.
“Saya pikir itu tidak masalah. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan seperti itu. Kalau sampai ada yang dirugikan jangan, tapi kalau semuanya menerima, ya silakan,” tegasnya.
Dia mengakui sempat kaget saat pertama kali mendengar persoalan yang menyangkut SARA tersebut terjadi pada sekolah yang dipimpinnya. Luar biasa itu, kenapa bisa ada isu itu. Sedikit pun tidak ada mengarah ke sana (sara), saya yang bertanggung jawab,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )