JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tak ingin dibilang lembek oleh pendukungnya karena mengajak Pemerintah melakukan rekonsiliasi pasca-kepulangannya dari Arab Saudi. Sebab itu, Rizieq mengibaratkan dirinya bukanlah sebuah kue apem yang lembek. Ia menegaskan tetap fokus melakukan revolusi akhlak.
"Rekonsiliasi, buka dialog, damai berarti Habib Rizieq mulai lembek ni. Iyeeee unyil. Gue bukan kue apem lembek," kata Rizieq dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2020) dini hari.
Baca Juga: Singgung Omnibus Law, Habib Rizieq: Bikin Undang-Undang Apa Kuitansi Warkop?
Menurut Rizieq, rekonsiliasi itu merupakan salah satu dari tujuan terciptanya revolusi akhlak. Hal itu tertuang sebagaimana ajaran Islam.
"Kenapa Habib Rizieq dan kawan-kawan masih buka pintu dialog, rekonsiliasi masih buka pintu perdamaian, kata mereka revolusi tidak kenal kata damai, tak kenal kata rekonsiliasi saya mau jawab revolusi enggak kenal kata damai bukan revolusi akhlak, revolusi enggak buka pintu dialog bukan revolusi akhlak, jadi saudara kalau mereka bicara revolusi berdasarkan ajaran Islam," ujar Rizieq.