Pemimpin oposisi utama, Svetlana Tikhanovskaya, mengatakan dia telah menarik antara 60 dan 70% suara dan dipaksa mengasingkan diri di negara tetangga Lithuania segera setelah pemilihan. Tetapi Lukashenko mengumumkan bahwa ia telah menang dan menolak untuk mengundurkan diri.
Oposisi Belarusia telah mengorganisir demonstrasi besar-besaran setiap hari Minggu sejak pemilu, biasanya dengan lebih dari 100.000 orang memadati jalan-jalan di Minsk.
Lukashenko telah berulang kali mengabaikan seruan oposisi untuk negosiasi untuk menjalankan kembali pemilu di bawah kondisi bebas dan adil, untuk mengakhiri kebrutalan polisi dan membebaskan tahanan politik.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.