Suami Kamala Harris, Doug Emhoff Jadi "Second Gentleman"

Agregasi VOA, · Selasa 17 November 2020 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 18 2311160 suami-kamala-harris-doug-emhoff-jadi-second-gentleman-7tMGiqQo0I.jpg Foto: Suami Kamala Harris, Doug Emhoff Jadi "Second Gentleman"

Suami Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Kamala Harris, Doug Emhoff, akan ditetapkan sebagai “second-gentleman” atau “suami wakil presiden” AS yang pertama di Gedung Putih.

Jabatan ini mengikuti sang istri Harris yang akan menjabat sebagai Wakil Presiden AS terpilih. Terkait hal ini, Lektor Sejarah di Universitas DePauw, Sarah Rowley, mengatakan hal itu merupakan langkah besar dalam perjuangan kesetaraan gender. Namun dia menegaskan masih banyak hal yang harus tetap dilakukan.

“Ini mencerminkan kemajuan yang dibangun di atas puluhan tahun tantangan feminis terhadap peran gender yang dibatasi. Namun, hal ini juga menunjukkan seberapa jauh lagi kita harus melangkah untuk mencapai keadilan gender, mengingat ini adalah pertama kalinya kita berada dalam situasi ini, 232 tahun setelah pemilihan presiden pertama, seratus tahun sejak diberlakukannya Amandemen ke-19, dan 36 tahun setelah perempuan dicalonkan sebagai capres dan cawapres dari partai besar,” terangnya, dikutip VOA Indonesia.

“Emhoff benar-benar mendalami perannya dalam keluarga. Penampilannya di muka umum selama masa kampanye menyoroti rasa cintanya bagi Harris, mereka banyak berfokus pada kisah cinta mereka dan perannya sebagai seorang ayah dan suami,” tambahnya.

Sementara itu, Lektor Keamanan Nasional dan Ilmu Politik di Universitas New Haven, Matthew Schimdt mengatakan Emhoff mematahkan prasangka dalam banyak hal.

“Emhoff akan mengundurkan diri dari pekerjaannya, sesuatu yang biasanya dan memang telah dilakukan para pasangan presiden dan wapres. Penting juga untuk dicatat jika Jill Biden akan tetap menjalankan profesinya. Emhoff bukan orang Kristen. Ia penganut agama Yahudi, itu juga merupakan yang pertama kalinya terjadi,” papar Matthew.

Matthew menambahkan pernikahan dalam usia matang setelah perceraian yang dilakukan Harris dan Emhoff akan menyatukan anak-anak dari keluarga dengan latar belakang ras dan agama yang berbeda.

“Dari kebersamaan keluarga baru ini, muncullah sosok wakil presiden yang menjadi seorang ‘momala,’” ujar Matthew.

Diketahui, “momala”, adalah panggilan anak-anak sambungnya kepada Harris. “Momola” merupakan gabungan kata dari kata “Mama” dan “Kamala.”

“Perkiraan saya, berdasarkan apa yang ia lakukan selama kampanye bahwa ia sosok yang tidak banyak bicara selama kampanye, dan saya menduga ia juga memilih tidak akan banyak bicara di Gedung Putih nanti,” kata Matthew.

Emhoff adalah pria keempat yang menjadi pasangan dari calon presiden (capres)/calon wakil presiden (cawapres) perempuan dari partai besar di Amerika.

Sebelum dirinya, ada pasangan calon (paslon) Walter Mondale dan Geraldine Ferraro pada 1984, John McCain dan Sarah Palin pada 2008, serta Hillary Clinton dan Tim Kaine pada 2016.

Pekan lalu, Harris mencuit foto dirinya dan Emhoff tersenyum pada malam Joe Biden diumumkan sebagai pemenang pilpres. “Kenalkan, cinta dalam hidup saya,” cuitnya kepada 11,5 juta pengikutnya di Twitter.

Sebagai informasi, Harris dan Emhoff bertemu pada 2013 dan menikah setahun kemudian. Pernikahan itu adalah yang pertama bagi Harris dan yang kedua bagi Emhoff. Saat mereka menikah,anak-anak Emhoff sudah berusia 20 tahun-an. 

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini