Mekanisme Pencoblosan Pasien Positif Covid-19 pada Pilkada 2020

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 19 November 2020 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 519 2312257 mekanisme-pencoblosan-pasien-positif-covid-19-pada-pilkada-2020-3SE8CsOmvd.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

MALANG - KPU Kabupaten Malang memastikan para pasien Covid-19 tetap akan difasilitiasi hak pilihnya pada Pilkada 2020. Namun, pihaknya memastikan akan mekanisme khusus terkait proses pencoblosan bagi pasien positif virus corona atau Covid-19.

Komisioner Bagian Divisi Sosialiasi Pendidikan dan Pemilihan dan SDM KPUD Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika mengatakan, bila pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, maka daftar hak pilihnya akan dipindah ke TPS yang terdekat dengan rumah sakit tersebut.

“Jika ada warga Kecamatan Dau positif Covid-19, di rawat di RSUD Kanjuruhan, maka daftar pemilihnya akan dipindah di TPS di daerah Kecamatan Kepanjen,” ungkap Mahardika saat dikonfirmasi, pada Kamis (19/11/2020)

Ia menjelaskan, untuk mekanisme pencoblosannya pasien akan didatangi langsung oleh petugas PPS setempat. Pada prosesnya penerapan protokol kesehatan (Prokes) tetap harus dijaga dan dikedepankan secara ketat.

“Tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta di dampingi petugas kesehatan. Sehingga dipastikan tidak ada kontak langsung dengan pasien,” bebernya.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, pasien yang akan mencoblos akan diberikan sarung tangan khusus supaya tak terjadi penularan melalui surat suara dan alat pencoblosan. Sementara petugas yang memberikan sarung tangan tersebut juga menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Penerapan semacam ini juga akan diberlakukan untuk pasien non Covid-19 yang ada di rumah sakit, sekaligus pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah. Nanti akan didampingi tim Satgas Covid-19,” pungkasnya.

Baca Juga : Akan Diperiksa Polri, Ridwan Kamil: Situasi Keamanan di Lapangan Tak Semudah Teori

Sebagai informasi di Kabupaten Malang sendiri hingga Kamis pagi 19 November 2020 terdapat 1.121 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 999 orang dinyatakan sembuh, 71 pasien meninggal dunia, dan 51 orang dalam perawatan.

Sementara jumlah pasien suspek Covid-19 mencapai 1.062 pasien, pasien berstatus discarded sejumlah 1.389, tengah menjalani isolasi sebanyak 250 orang, dan probable 10 orang.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini