Biden mendukung strategi melawan ekstremis militan di luar Amerika bersama pasukan khusus dan serangan udara dibanding mengerahkan pesawat terbang yang dipadati tentara.
Ia ingin agar Amerika menutup fasilitas penahanan di Guantanamo Bay. Ia juga mendukung sebagian intervensi militer Amerika, termasuk invasi Irak 2003 yang hingga kini dinilainya sebagai kesalahan. Namun, ia condong pada diplomasi dan berupaya mencapai solusi lewat aliansi dan institusi global.
Biden adalah pendukung kuat NATO. Ia mengingatkan bahwa Rusia kini sedang berusaha merusak fondasi demokrasi dengan berupaya melemahkan NATO, memecah belah Uni Eropa dan merongrong sistem pemilihan presiden di Amerika.
Persiapan sedang dilakukan untuk pelantikan Biden pada 20 Januari nanti, tanggal yang ada dalam Konstitusi Amandemen Amerika yang ke-20.
Baca Juga : Hadiri Sidang Senat AS, CEO Twitter dan Facebook Berikan Kesaksian "Sensor Pemilu AS"
Ketika Jill Biden yang berusia 69 tahun menjadi ibu negara Amerika mendatang, ia akan menjadi ibu negara pertama yang terus menjalankan karier profesionalnya.
Baca Juga : Penasihat Keamanan Trump Akui Kemenangan Biden di Pilpres AS
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.