KELOMPOK pro-demokrasi Thailand yang dijuluki "Pelajar Buruk" merebut sebuah persimpangan di pusat kota Bangkok pada Sabtu 21 November malam. Mereka mengejek pemerintah sebagai "dinosaurus," menentang kerajaan di negara itu.
Balon-balon besar berbentuk meteor yang mengisyaratkan berakhirnya "era dinosaurus" mewarnai unjuk rasa yang diikuti ribuan orang. Para pengunjuk rasa, sebagian mengenakan kostum T-Rex, menari diiringi lagu rap anti-pemerintah. Aksi itu digelar oleh sekelompok pelajar SMA yang muak dengan sistem pendidikan yang mengutamakan hafalan dan kepatuhan pada kerajaan, daripada pemikiran kritis.
"Dinosaurusnya adalah para pejabat pemerintah yang berwenang mengambil keputusan terkait kehidupan kami," kata Pimchanok Nongnual, 19, kepada VOA.
"Mereka terperangkap dalam tradisi. Mereka konservatif, kolot, dan menolak untuk berubah. Waktu mereka sudah habis, mereka harus pergi dan membuka jalan bagi orang-orang yang lebih kompeten," kata Nongnual.
Baca Juga: Demonstran Thailand Lempari Markas Polisi dengan Cat