Raja Spanyol Isolasi Diri Usai Kontak dengan Penderita Covid-19

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 24 November 2020 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 18 2315093 raja-spanyol-isolasi-diri-usai-kontak-dengan-penderita-covid-19-MXL1CuTZ1k.jpg Foto: Daily Mail

SPANYOL - Raja Spanyol Felipe VI mengisolasi diri setelah melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif Covid-19.

Felipe VI, 52, yang sempat memimpin pertemuan Dewan Ilmiah di Madrid sebelumnya, akan menangguhkan tugas resminya selama sepuluh hari ke depan.

Dia mengakui jika telah melakukan kontak dengan seseorang sehari sebelum dia dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, pihak istana mengatakan Ratu Letizia, 48, dan anak anak mereka, yakni Leonor, 15, dan Sofia, 13, tidak akan diisolasi.

(Baca juga: Sukses Luncurkan Misi Ambisius ke Ruang Angkasa, NASA Minta China Bagikan Hasil Temuan)

Sebelumnya, Putri Mahkota Leonor, 15, mengisolasi diri selama dua minggu pada bulan September setelah infeksi Covid-19 terdeteksi di antara teman-teman sekelasnya. Hasil tes pun menyatakan negatif.

Dikutip Daily Mail, Ratu Letizia juga terpaksa mengisolasi diri awal tahun ini setelah pertemuan dengan Menteri Kesetaraan Spanyol Irene Montero sebelum dia dinyatakan positif.

Diketahui, Spanyol mencatat lebih dari 1,58 juta kasus Covid-19. Jumlah ini tertinggi kedua di Eropa barat setelah Prancis - dan 43.131 kematian.

Kementerian Kesehatan Spanyol menyatakan jumlah keseluruhan infeksi telah meningkat hampir 26.000 sejak Jumat (20/11) lalu dan jumlah kematian telah meningkat hingga 512 kasus.

Negara ini sedang mempersiapkan program vaksinasi yang komprehensif pada bulan Januari dan diharapkan dapat mencakup mayoritas warganya dalam waktu enam bulan.

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan 13.000 pusat vaksinasi telah didirikan untuk mendorong program tersebut. “Sebagian besar populasi akan dapat divaksinasi, dengan semua jaminan, pada paruh pertama tahun ini,” terangnya saat konferensi pers setelah pertemuan puncak online dua hari para pemimpin KTT G20.

Dia menjelaskan Spanyol akan menerapkan satu strategi nasional, yakni dimulai dengan kelompok prioritas. Nantinya akan lebih banyak tenaga profesional kesehatan akan direkrut.

“Kami menghadapi beberapa bulan yang sulit di depan kami, tetapi peta jalan telah disusun,” ujarnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini