Mengaku Polisi, Residivis ini Diamankan Timsus Maleo Polda Sulut

Cahya Sumirat, Sindonews · Rabu 25 November 2020 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 340 2315902 mengaku-polisi-residivis-ini-diamankan-timsus-maleo-polda-sulut-Q5xCFWdM58.jpg Residivis curas kembali ditangkap tim Polda Sulut. Foto: (Cahya Sumirat)

MANADO - Pelarian residivis pelaku curas dan rudapaksa berantai ST alias Stedy (35), warga Desa Winorangian, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara itu berakhir setelah Timsus Maleo Polda Sulut kolaborasi dengan Resmob Polres Minahasa Tenggara (Mitra) berhasi menangkapnya.

(Baca juga:Irjen Napoleon Bonaparte 'Seret' Nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin di Persidangan )

Penangkapan dipimpin langsung Katimsus Maleo Kompol Elly Maramis pada hari Rabu (25/11/2020) sekitar pukul 00.30 Wita. Penangkapan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/846/VIII/OPS.1/2020, tanggal 25 Agustus 2020, LP/40/V/2020/Sulut/Res Mitra/sek-blg, LP/Vl/2020/Sulut/Res Mitra/sek-blg dan STPL/76/Xl/2020/Sek-Rat, terhadap tersangka seorang lelaki berinisial ST alias Stedy (35), berprofesi sebagai petani yang berdomisili di Desa Winorangian.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 4 buah hp, home teater, sebuah motor Beat Street putih, 1 buah baju sweater yang digunakan saat melakukan curas dan pemerkosaan berantai, uang tunai sebesar Rp170.000 dan 4 buah dompet.

Salah satu aksi menghebohkan pelaku dilakukan pada hari Sabtu, 7 November 2020 sekitar Pukul 23.30 Wita bertempat di jalan lingkar Lowu Utara dan di dalam sebuah perkebunan Lamet, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara.

(Baca juga: Lunasi Kredit Motor Almarhum Ayahnya, Siswa SD Ini Jadi Tukang Parkir)

Pelaku ST melakukan curas dan rudapaksa terhadap seorang perempuan yang saat itu sedang bersama pacarnya melewati jalan lingkar Lowu Utara. Pelaku yang mengaku sebagai seorang Polisi, memperdayai korban bersama pacarnya. Saat itu pelaku memukul pacar korban dan kemudian membawa korban ke sebuah gubuk kecil di Perkebunan Lamet dan melakukan rudapaksa terhadap korban sebanyak 2 kali. Selanjutnya pelaku kabur.

Pelaku merupakan residivis kasus pencabulan dan pernah masuk pada tahun 2010. Pelaku sudah banyak melakukan pencurian di wilayah hukum Polres Mitra dengan modus mengaku sebagai anggota Polri untuk menakut-nakuti calon korbannya.

Terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengingatkan warga agar berhati-hati dengan aksi-aksi kejahatan yang terjadi, terutama saat berada di tempat sepi.

“Waspada aksi kejahatan dimana saja, terutama di tempat-tempat sepi. Hindari melewati tempat sepi sendirian, apalagi di malam hari,” pesan Kombes Pol Jules Abraham Abast.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini