JAKARTA - Sekertaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar mengakui bila pihaknya ada yang bertemu dengan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.
Dimana, kata Aziz, terdapat beberapa pembahasan dalam pertemuan itu. Seperti halnya membahas soal menjaga stabilitas keamanan dan mengenai penertiban baliho.
“Pertama silahturahmi, kedua mengucapkan selamat atas lancarnya acara resepsi dan pernikahan, kemudian juga telah dilaksanakan protokol kesehatan dengan baik selamat. Ketiga sepakat menjaga stabilitas dan keamanan DKI Jakarta secara bersama-sama sinergi dengan TNI dan aparatur keamanan dan sipil lainnya. Keempat terkait baliho,” ujar Aziz saat ditemui di Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, Kamis (26/11/2020).
Baca juga:
Soal Karangan Bunga Dewi Tanjung ke Habib Rizieq, FPI : Itu Sampah
Hina TNI karena Copoti Baliho Habib Rizieq, Begini Nasib Syaiful
Gatot Nurmantyo: Tak Mungkin TNI Bermusuhan Dengan FPI
Dalam kesempatan itu, lanjut Aziz, FPI diwakilkan oleh Ketua FPI Provinsi DKI Jakarta yakni Muchsin Alatas. Saat itu, pihaknya menjelaskan yang memasang baliho Habib Rizieq bukan dari FPI melainkan masyarakat, Majelis Talim, ustad dan ulama.
Agar tak terjadi keributan kala baliho Habib Rizieq diturunkan, Aziz menyebut pihak FPI meminta agar Pangdam Jaya juga menurunkan baliho lainnya yang terpasang di pinggir jalan Jakarta.
“Agar tidak terjadi keributan, maka kita kasih saran agar bareng-bareng menurunkan itu dengan syarat baliho lain dan banner lain selain HRS dan FPI juga diturunkan itu namanya keadilan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aziz tak mengetahui apakah kedepannya FPI akan kembali bertemu dengan Pangdam Jaya. Sebab pertemuan awal tersebut adalah undangan dari Mayjen TNI Dudung Abdurachman.
“Tergantung, kan kemarin undangan,” tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.