Sementara itu, ayah korban yaitu Syafii mengaku sangat terkejut saat mendengar anaknya menjadi korban penyiksaan. Syafii menuturkan, Mei sengaja berangkat ke Malaysia untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.
"Dia pengen bangun rumah berangkat ke sana. Dia punya anak dua. Saya sangat terkejut dan saya syok mendengar anak saya disiksa. Dia itu kerja, kenapa harus disiksa?," kata Syafii saat ditemui Okezone, di Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Syafii bercerita, Mei merupakan pribadi yang pendiam. Mei adalah anak keempat dari lima bersaudara. Ia berharap supaya anaknya bisa secepatnya dipulangkan ke Cirebon.
"Kita pengen pemerintah ikut membantu ngurusin anak saya. Supaya cepet pulang. Belum dijelasin bagaimana kondisinya," ucap Syafii.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.