Jelang Pilkada Serentak, 17 Ribu Surat Suara di Sumba Timur Rusak

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Selasa 01 Desember 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 340 2319356 jelang-pilkada-serentak-17-ribu-surat-suara-di-sumba-timur-rusak-dqbSn4FYNE.jpg Surat suara untuk pilkada di Sumba Timur masih kurang 17 ribu. (Foto: Dion Umbu)

SUMBA TIMUR - Pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak tinggal hitungan hari akan dilkasanakan. Namun demikian, sejumlah kendala masih dialami Kabupaten Sumba Timur, NTT, yang juga akan melaksanakan pesta demokrasi itu. KPU setempat mengaku masih kekurangan lebih dari 17 ribu surat suara.

Ketua KPU setempat, Oktavianus Landi, kepada wartawan menjelaskan kekurangan itu diketahui pasca hasil sortiran yang menemukan lebih dari 17 ribu surat suara yang tidak memenuhi syarat atau rusak.

 (Baca juga: Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Peran Media di Masa Pandemi Covid-19)

“Jadi saat disortir ditemukan lebih dari 17 ribu surat suara yang tidak memenuhi syarat atau rusak,” jelasnnya di Kantor KPU Sumba Timur, Selasa (01/12/2020) lalu.

Lebih lanjut kata Oktavianus, kendala yangdihadapi bukan semata pada surat suara, namun juga logistik terkait penerapan protokol kesehatan COVID-19, dimana belum tibanya thermo gun juga sarung tangan lateks bagi KPPS.

“Surat suara yang rusak dan juga kekurnagan thermo gun serta sarung tangan lateks itu telah kami sampikan ke penyedia. Kami juga meminta untuk secepatnya dikirimkan. Kami agendakan proses pendopringan logistik akan dimulai paling lambat ‘H’ min 4 dari waktu pelaksanaan pilkada serentak,” pungkas Oktavianus.

(Baca juga: Program Wisata Covid-19 Resmi Dibuka di Palopo Sulsel)

Dalam Pilkada Rabu (09/12/2020) mendatang, dua pasangan calon (paslon) akan memperebutkan pilihan warga Sumba Timur yang miliki hak pilih. Kedua pasangan itu masing-masing Kristofel A. Praing dan David M. Wadu atau paslon KP-DMW dan pasangan Umbu Lili Pekuwali dan Yohanis Hiwa Wunu atau paslon ULP-YHW.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini