Kisah Nenek Kati Hilang Terperosok ke Jurang 15 Meter, Bertahan Pakai Tali BH

Herman Amiruddin, Okezone · Selasa 01 Desember 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 609 2319526 kisah-nenek-kati-hilang-terperosok-ke-jurang-15-meter-bertahan-pakai-tali-bh-zckKfbAoph.jpg Nenek Kati. (Foto: Okezone.com/Herman A)

MAKASSAR - Nenek Kati (88) hilang sejak Minggu 29 November 2020, di hutan Desa Cenrana, Kabupaten Maros, akhirnya ditemukan. Kakinya patah akibat tergelincir dan terporosok masuk ke jurang sedalam 15 meter saat mencari kemiri.

Selama terjatuh tak ada yang melihatnya, dia hanya seorang diri saat mencari kemiri di dalam hutan. Bagaimana sang nenek bisa bertahan selama satu hari dua malam sendirian?

Menurut cerita dari tim penolong dari Dinas Pamadam Kebakaran, Kabupaten Maros yang terlibat dalam proses pencarian. Nenek Kati ditemukan dalam kondisi lemas dan kaki bagian kanan dekat engkelnya patah tulang. 

"Jadi saat itu saya sisir sungai. Sementara tim lain menyisir lokasi ditemukannya ember milik Nenek Kati. Kemudian terdengar suara dari tim (bahwa) nenek telah ditemukan," kata Erwin Jamauluddin Kanit Rescue Damkar Maros, kepada Okezone

Nenek Kati.

Tim pancari yang terdiri dari BPBD Maros bersama Tim Damkar serta SAR gabungan, bersama warga lainnya berama-ramai mengevakuasi Nenek Kati menggunakan tandu. Nenek Kati ditemukan oleh warga dan pemerintah desa setempat saat proses pencarian malam itu. 

"Pencarian dimulai dari pukul 22.00 Wita sampai ditemukan 23.29 Wita.

Baca juga: Disangka Sudah Meninggal, Seorang Pria 'Hidup Lagi' di Kamar Jenazah

Kakinya patah saat jatuh di jurang sedalam sekitar 15 meter. Tali kutang (BH) yang digunakan Nenek Kati terpaksa dibuka untuk diikat di bagian kakinya yang patah demi menahan tulang untuk tetap di posisinya," jelas Erwin.

Hal tersebut dilihat oleh dua warga yang menemukan Nenek Kati. Kedua warga tesebut, kata Erwin, melihat ada tali BH diikat pada kaki yang patah.

"Terus diangkat nenek untuk dievakuasi. Kaki yang patah diikat pakai tali BH dipakai survive. Nenek sudah ada di hutan selama satu hari dua malam. Korban ditemukan dengan patah tulang kaki kanan," ungkap Erwin. 

Saat ditemukan, kondisi sang nenek sudah lemas. Warga yang menemukan Nenek Kati selanjutnya memanggil tim penolong untuk mengangkat korban. Beruntung dia ditemukan selamat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cenrana, Kabupaten Maros.

"Pencarian malam itu sekitar dua jam. Setelah nenek dievakuasi oleh tim SAR gabungan kami sterilkan area," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini