Viral Buaya Muara Dijadikan Mainan oleh Anak-Anak

Herman Amiruddin, Okezone · Sabtu 05 Desember 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 609 2322144 viral-buaya-muara-dijadikan-mainan-oleh-anak-anak-W9InvEl7sm.jpg Pemuda memukul buaya dengan tongkat. (tangkapan layar medsos)

MAKASSAR Buaya muara yang berada di sungai kawasan Pampang, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, malah dijadikan mainan oleh anak-anak. Hal itu seperti terekam dalam video yang viral di media sosial (medsos).

Buaya yang muncul di sungai rawa terekam video jadi mainan anak-anak sekitar. Dari video yang disebar di akun Instagram informasi daerah, tampak sejumlah anak mendekati buaya Pampang. Ada yang memukul-mukul buaya itu dengan batang kayu.

Selanjutnya para bocah tersebut mengganggu buaya itu dengan cara dipukul pakai tongkat panjang.

Awalnya, buaya tersebut tampak bertahan, meski diganggu oleh para bocah. Namun, buaya tersebut perlahan menarik diri lari masuk ke sela-sela pohon palem.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mengetahui video viral itu meminta warga tak mengganggu buaya muara tersebut.

Humas BKSDA Sulsel, Rudi Ashadi mengatakan, tempat itu merupakan habitat buaya. Pihak BBKSDA Sulsel akan memasang papan imbauan agar tidak ada yang mendekati buaya muara yang sering muncul.

"Itu untuk menjaga keberlangsungan hidup buaya muara. Sebenarnya kan sudah banyak keluhan ke kami, juga untuk minta dievakuasi. Tapi kalau secara, faktanya memang habitatnya buaya di situ," katanya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Kelurahan Pampang Aiptu Kisman mengatakan, dirinya sudah mengimbau warga sekitar agar tidak mengganggu buaya itu. Karena buaya memang memiliki habitat di situ.

"Habitatnya di situ, tapi ini anak-anak enggak mau dengar. Pada saat kita enggak ada di situ, dia ke situ lagi," ujar Aiptu Kisman.

Baca Juga : Buaya Berkalung Ban Kembali Muncul dengan Wanita Misterius

Terkait aksi dari para bocah tersebut, ia mengaku sebagai aparat setempat serta pihak kelurahan telah memperingatkan tindakan para bocah tersebut. Pihak orangtua juga telah diperingatkan.

"Kita sudah imbau supaya jangan diganggu karena itu kan memang kan habitatnya di situ," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini