JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan sudah berikhtiar semaksimal mungkin menjadi penyelenggara proses demokrasi agar masyarakat bisa mendapatkan hak konstitusionalnya di Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember 2020.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Dukungan dan Teknis KPU, HM Eberta Kawima dalam acara webinar Menyambut Pilkada Aman dan Sehat di Depan Mata yang diselenggarakan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Selasa (8/12/2020).
"KPU akan memastikan, seluruh pemilih nantinya mentaati seluruh protokol kesehatan yang berlaku demi keselematan bersama," ujar Eberta Kawima.
Baca Juga: Pilkada Solo 2020, Gibran, Selvi, Kaesang Bakal Nyoblos di TPS 22 Manahan
Dia mengungkapkan, dalam situasi pandemi KPU memiliki prioritas dua hal utama, yaitu keselamatan dan kesehatan. Sehingga pelaksanaan Pilkada 2020 berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya.
"KPU secara bertahap telah mensosialisasikan hal-hal yang baru dalam pelaksanaan Pilkada di tengah pendemi. Mulai dari pengurangan jumlah pemilih di TPS hingga menyediakan bermacam alat kesehatan," ujarnya.
"Petugas KPPS wajib mengenakan masker, faceshield, sarung tangan, APD, thermogun, hingga hazmat sebagai antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tambah Kawima.
Mantan sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan, pemilih pun wajib mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan. Wajib mengikuti 3 M, yakni memakai masker, tidak berkerumun dan wajib mencuci tangan saat di TPS.
"Di setiap KPPS disediakan tempat pencuci tangan dengan air yang mengalir dan hand sanitizer. Di formulir C (bagi pemilih) ditentukan waktu kehadiran bagi pemilih. Maka dari itu, pemilih dimohon untuk kooperatif datang ke TPS sesuai dengan waktu yang telah ditentukan agar tidak terjadi kerumunan," ujarnya.
Baca Juga: Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, Pemilih Bakal Tak Diterima di TPS
Di akhir penyampaiannya, pihaknya mengajak agar masyarakat menggunakan hak konstitusionalnya ke TPS dan menerapkan protokol kesehatan sehingga Pilkada Serentak 2020 dapat terselenggara aman dan sehat.
Sementara itu, Presiden LIRA Ollies Datau dalam sambutannya mengajak masyarakat melakukan langkah patriotisme rakyat dengan menggunakan hak pilihnya. Semakin banyak yg memilih, semakin menang Indonesia. Karena semakin mendekati 100% angka pemilih, semakin memastikan yang terpilih adalah figur-figur berkualitas.
"Kita ingin muara hasil dari Pilkada 2020 ini adalah lahirnya Panglima Kepala Daerah yang peduli dan solutif kepada Covid 19. Hal ini pada akhirnya akan memberi dampak perubahan dan percepatan pemulihan kebangkitan Indonesia menghentikan Covid 19," ujar Ollies.
Ollies mengimbau agar memilih kepala daerah yang memiliki kebijakan pro rakyat serta percepatan pemulihan ekonomi melalui stimulus industri, UMKM dan perputaran uang di balik penyelenggaraan pilkada. "Dapat menjadi paduan rancak bertubi-tubi untuk membangkitkan Indonesia bangun disebabkan pendemi," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.