Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Unggah Pantun Ormas Radikal, Netizen Singgung Penembakan Laskar FPI

Djairan , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2020 |09:25 WIB
Polri Unggah Pantun Ormas Radikal, Netizen Singgung Penembakan Laskar FPI
(Foto : Instagram/@divisihumaspolri)
A
A
A

JAKARTA - Akun media sosial Instagram Divisi Humas Polri, @divisihumaspolri ramai 'disatroni' netizen. Mereka ramai mengomentari konten yang diunggah akun resmi humas Kepolisian itu terkait organisasi kemasyarakatan (ormas) radikal.

Divisi Humas Polri mengunggah konten gambar yang berisikan pantun baru-baru ini. Hingga kini telah dibanjiri hampir dua ribu komentar dan mendapat lebih dari 15 ribu like.

“Jalan-jalan ke kota Kendal, jangan lupa makan roti, jangan ada ormas radikal, karena NKRI harga mati @herman_hadi_basuki,” tulis @divisihumaspolri dikutip Selasa (15/12/2020).

Sontak saja pantun tersebut mengundang beragam komentar netizen, kontras dengan postingan lainnya. Tak sedikit yang menghubung-hubungkan pantun itu dengan insiden tewasnya enam Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak polisi.

“Yang radikal yang udah ditembak mati di KM 50 ya pak? Gassss,” komentar akun @dani.7caniago

“Yang radikal yang mana? Yang nembak 6 orang yang dibilang lagi nguntit?,” ujar akun @muhammadnurisadha.

Baca Juga : Penembakan Laskar FPI, Fakta soal CCTV Tol Japek yang Kabelnya Terputus

Baca Juga : Soal Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM: Presiden Berikan Atensi Khusus

Bahkan ramai dari mereka yang membuat pantun tandingan. “Jalan-jalan ke kota Kendal, jangan lupa makan roti, itu enam orang pengawal, kenapa kau tembak mati?” tulis akun @hrbi.id.

Seperti diketahui, insiden penembakan yang menewaskan enam orang pengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tengah menjadi sorotan. Termasuk perihal perbedaan keterangan kronologis antara pernyataan pihak Kepolisian dan FPI.

Hingga kini pendalaman kasus terus dilakukan. Pada Senin (14/11) dini hari Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi penembakan enam anggota laskar FPI di empat titik wilayah Karawang, dimulai dari Bundaran Hotel Novotel, Jembatan Badami, Tol Jakarta-Cikampek KM 50 dan KM 51.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement