Viral Jasad Bayi Dibawa Ayahnya ke Pemakaman Pakai Motor, Alasannya Bikin Terenyuh

Ade Sata, iNews · Selasa 15 Desember 2020 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 340 2328206 viral-jasad-bayi-dibawa-ayahnya-ke-pemakaman-pakai-motor-alasannya-bikin-terenyuh-U5iP6RYJy8.jpg Viral seorang ayah membawa jasad bayinya ke pemakaman pakai motor (Foto: Media sosial/Ade Sata)

PALANGKARAYA - Video seorang ayah membawa jasad bayinya menggunakan sepeda motor dari rumah sakit menuju ke pemakaman Jalan Tjilik Riwut Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah viral di media sosial. Saat dikonfirmasi, sang ayah mengaku sengaja membawa jasad buah hatinya menggunakan motor karena tidak memiliki uang untuk membayar ambulans.

Dalam video amatir terlihat seorang ayah bersama keluarga membawa jasad bayinya menggunakan sepeda motor dari rumah sakit menuju ke pemakaman umum. Video berdurasi 26 detik ini pun viral di media sosial dan mendapat beragam tanggapan serta pertanyaan dari netizen, karena biasanya jasad bayi maupun orang dewasa diantar ke pemakaman menggunakan mobil ambulans.

Baca Juga:  Gadis Cantik Ini Viral Gegara Foto KTP Sambil Tertawa Lepas, Begini Ceritanya

Orangtua bayi bernama Asmudin (26), warga asal Desa Pujon, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah saat ditemui usai pemakaman mengatakan, dirinya sengaja membawa jasad anaknya menggunakan motor menuju ke pemakaman karena tak memiliki uang untuk membayar ambulans.

Meskipun pihak rumah sakit telah menawarkan membawa jenazah bayi menggunakan ambulans, namun Asmudin tetap menolak. Putra pertamanya tersebut sudah dua hari dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Doris Sylvanus Palangkaraya, namun karena mengalami sesak nafas dan infeksi di bagian dalam meninggal dunia pada Senin malam.

"Sempat ditawarin pake ambulan, tapi kami gak punya duit," ujarnya, Selasa (15/12/2020).

Sementara itu, pihak RSUD Dokter Doris Sylvanus Palangkaraya yang dikonfirmasi mengaku awalnya telah menawarkan fasilitas mobil ambulans untuk membawa jenazah bayi, namun pihak keluarga menolak. Padahal, pihak rumah sakit telah memberikan keringanan dengan membuat surat pernyataan tidak mampu usai pemakaman.

"Sudah ditawarkan fasilitas dari ambulans, namun keluarga menolak bukan kami mengabaikan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu," ujar Kepala Instalasi Ruang Jenazah RSUD Doris Sylvanus, Ricka Brillianty.

Baca Juga:  Mabuk Berat, Wanita Ini Terbangun Tunggangi Kuda dan Masuk Hutan

Asmudin dan Fatimah, orangtua bayi kini tidak mempermasalahkan hal tersebut. Keduanya bahkan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepadanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini