JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengungkap, sebaran kotak amal kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI), di Indonesia.
Adapun, ciri-ciri kotak amal yang aliran dananya diduga disalahgunakan untuk mendanai aktivitas kelompok terorisme Jamaah Islamiyah.
Baca juga: "Kotak Amal Teroris" Setor ke Baznas 6 Bulan Sekali
Argo menyebut bahwa salah satu cirinya adalah, kotak kaca dengan rangka alumunium untuk wilayah Jakarta, Lampung, Malang, Surabaya, Temanggung, Yogyakarta, dan Semarang.
"Kotak kaca dengan rangka kayu untuk wilayah Solo, Sumut, Pati, Magetan, dan Ambon," ucap Argo.
Bbaca juga: Ini Alasan Jamaah Islamiyah Cari Dana Lewat Kotak Amal
Ciri-ciri lain, yakni, melampirkan nama Yayasan dan contact person pengurus Yayasan. Lalu, melampirkan nomor SK Kemenkumham, nomor SK BAZNAZ, SK KEMENAG.
"Di dekat kotak dilampirkan majalah yang menggambarkan program program yayasan. Penempatan kotak Amal mayoritas di warung warung makan konvensional, karena tidak perlu izin khusus dan hanya meminta izin dari pemilik warung yang biasanya bekerja di warung tersebut," ucap Argo.
Argo menambahkan, untuk ciri ciri spesifik yang mengarah ke organisasi teroris tidak ada, karena bertujuan agar tidak memancing kecurigaan masyarakat dan dapat berbaur.
Sementara itu, jumlah sebaran kotak amal sebegai berikut:
1. Sumut : 4.000 kotak
2. Lampung : 6.000 kotak
3. Jakarta : 48 kotak
4. Semarang : 300 kotak
5. Pati : 200 kotak
6. Temanggung : 200 kotak
7. Solo : 2.000 kotak
8. Yogyakarta : 2.000 kotak
9. Magetan : 2.000 kotak
10. Surabaya : 800 Kotak
11. Malang : 2.500 kotak
12. Ambon : 20 kotak
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.