BOGOR - Masyarakat diminta untuk lebih mewaspadai lingkungan sekitar tempat tinggal akan adanya hewan reptil salah satunya ular. Pasalnya, akhir tahun seperti ini merupakan musim bagi telur ular menetas.
"Lagi musim (penetasan telur ular), Oktober sampai Desember. Hampir semua jenis," kata Penyidik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Bogor Sudrajat, dikonfirmasi, Minggu (20/12/2020).
Sudrajat menambahkan, jenis ular yang paling sering terlihat di sekitar pemukiman adalah kobra. Sedangkan, ular lainnya seperti piton atau sanca cenderung berada di selokan atau bantaran sungai.
"Apalagi telur ular kobra bisa mengeluarkan sampai 20 sampai 30 telur butir. Kalau piton banyak di sungai karena memang habitatnya di situ," jelasnya.
Ular biasanya memasuki rumah warga melalui lubang tikus yang menjadi salah satu sumber makanannya. Kemudian, hewan berdarah dingin itu juga menyukai bersembunyi di bawah puing-puing atau rongsokan.
"Dia (ular) makannya tikus, rumah warga itu banyak jadi dia senang di situ. Kalau ular itu banyak makanan, dia akan bertelur dan menetas di situ. Seperti di tumpukan-tumpukan barang," ungkap Sudrajat.