Sementara itu, salah satu petani Erik Vammen awalnya menentang seruan pemerintah untuk pemusnahan nasional. Namun sekarang tidak ada pilihan lain selain membiarkan 5.000 cerpelai bebas virus yang tersisa.
“Saya akan mematuhi hukum, seperti yang selalu saya lakukan,” terangnya kepada Reuters.
Peternak berusia 62 tahun itu mengatakan kemungkinan dia akan mengambil pembiakan cerpelai lagi ketika larangan sementara mereda pada 2022.
(Susi Susanti)