Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bocah 8 Tahun Berhasil Capai Puncak Salah Satu Gunung Tertinggi Afrika

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2020 |11:46 WIB
Bocah 8 Tahun Berhasil Capai Puncak Salah Satu Gunung Tertinggi Afrika
Elsie Akeyo. (Foto: Nation Africa)
A
A
A

NAIROBI - Seorang gadis berusia delapan tahun di Kenya, Elsie Akeyo, merayakan hari Jamhuri, hari di mana negara Afrika Timur itu menjadi republik, pada 12 Desember, dengan mendaki gunung tertinggi kedua di Afrika, Gunung Kenya.

Meskipun pejabat di Taman Nasional dan Cagar Alam Gunung Kenya tidak memiliki catatan mengenai pendaki termuda yang mencapai puncak gunung tersebut, prestasi Akeyo itu tetap merupakan pencapaian yang hebat.

BACA JUGA: Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya

Menurut Sunday Nation, gadis kecil itu berhasil mencapai Point Lenana, titik tertinggi yang dapat dicapai pejalan kaki tanpa perlu peralatan khusus dan pelatihan apa pun. Akeyo membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bersiap-siap menghadapi pendakian yang menakutkan.

Gunung Kenya memiliki ketinggian 5.199 meter dan merupakan gunung tertinggi kedua di Afrika setelah Gunung Kilimanjaro.

“Kami bersenang-senang,” kata Akeyo, yang berhasil mendaki gunung dengan ditemani oleh saudara laki-lakinya yang berusia 10 tahun, ibu serta anggota dewasa lainnya dari Rotary Club di Ngong Hills.

“Pengalaman itu menyenangkan. Gunung Kenya sangat indah,” katanya kepada Sunday Nation.

Akeyo dan rekan pendakiannya membutuhkan waktu tiga hari untuk sampai di puncak dan turun pada hari yang sama, 12 Desember.

BACA JUGA: Bocah 7 Tahun Taklukkan Puncak Kilimanjaro, Kisahnya Bikin Haru!

Hebatnya, ini bukan pertama kalinya Akeyo dan kakaknya, Darwin, berhasil menyelesaikan ekspedisi lintas alam. Bersama dengan ibu dan anggota klub mereka, mereka telah mendaki William Hill, Gunung Kilimambogo, Bukit Prajurit Tidur, Bukit Gajah dan juga Gunung Satima.

Kepada Sunday nation, ibu dari Akeyo dan Darwin mengatakan bahwa dia meminta anak-anaknya ikut pendakian untuk mengeluarkan mereka dari rumah. Kedua anak itu terpaksa tinggal di rumah setelah sekolah ditutup karena pandemi Covid-19. Namun, anak-anak itu ternyata menyukai kegiatan tersebut.

“Saya pikir, 'Saat saya pergi dengan mereka, mereka setidaknya akan berada di luar, karena mereka tidak lagi bersekolah.' Tapi kemudian itu menjadi seperti gairah bagi mereka. Begitulah sekarang mereka mulai,” katanya.

Akeyo juga mengatakan kepada Sunday Nation: “Pemandangannya indah, dan itu adalah hal yang belum pernah kami lihat. Kami hanya melihat mereka dalam gambar di kelas. Saat Anda berada di sana secara langsung, itu selalu menarik. "

Meskipun tantangannya sangat melelahkan dan Akeyo sesekali meminta istirahat, ibunya mengatakan pemandu mereka sangat sabar dengan mereka. Namun, saat mereka turun, Akeyo mengatakan bahwa dia disemangati oleh para pendaki lain.

Menurut sang ibu, pujian itu semakin memacu anak-anaknya untuk mendaki lebih banyak gunung.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement