Munarman mengatakan, peristiwa penembakan terhadap Laskar Khusus FPI tak lepas dari kejadian beberapa hari sebelumnya, yakni pada Jumat 4 Desember 2020. Beberapa orang yang disebutnya ‘dari institusi resmi negara’ telah melakukan pengintaian.
Memang ada beberapa pengintai di pondok pesantren HRS hari Jumat, bebrapa pengintai yang ditugaskan institusi resmi negara, saya tidak mau sebut, yang ditugaskan mengintai 24 jam, menggunakan drone dan peralatan canggih lainnya,” ucapnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.