Menyentuh Hati, Nakes Ibu-Anak Berpelukan Saat Natal untuk "Perangi" Covid-19

Susi Susanti, Koran SI · Senin 28 Desember 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 18 2334893 menyentuh-hati-nakes-ibu-anak-berpelukan-saat-natal-untuk-perangi-covid-19-bL7TTqzIFM.jpg Foto: Mirror

INGGRIS – Ibu dan anak ini terlihat berpelukan di Hari Natal untuk menyemangati satu sama lain “berperang” melawan Covid-19.

Clare Barker dan Hollie Hawthorne, dari Royal Stoke University Hospital, North Staffordshire, termasuk di antara ribuan petugas kesehatan yang tetap bekerja di Hari Natal.

Melalui foto yang viral terlihat ibu dan anak perempuan berdiri berhadapan pada Hari Natal saat mereka merawat pasien virus corona yang sakit kritis. Keduanya terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Keduanya diketahui bertugas sebagai asisten perawat di unit perawatan kritis Rumah Sakit Universitas Royal Stoke. Diketahui, hampir seluruh nakes di Inggris tidak merayakan Natal di rumah bersama keluarga mereka untuk terus bertempur melawan Covid-19 di sejumlah rumah sakit.

Ibu dan anak ini diketahui bertugas di hari yang sama, yakni saat perayaan Natal. StokeonTrentLive melaporkan Clare melakukan shift 12 jam di garis depan. Lalu saat istirahat tiba, dia menemui anaknya Hollie.

Foto hitam putih ini diambil staf perawat dan fotografer Steve Ryles. Foto menyayang hati ini menunjukkan pasangan keduanya saling berhadapan dengan masker dan berpelukan.

“Saya membagikannya dengan grup Covid di Facebook dan mendapat 13.000 like dalam semalam. Saya terkesima,” ujar Hollie, dari Trentham, North Staffordshire.

(Baca juga: Sang Ibu Histeris, Saat di-USG, Jabang Bayi Ini Acungkan Jempol)

Hollie, 34, menghabiskan pagi hari Natal bersama ketiga anaknya sebelum memulai shift malamnya di rumah sakit.

Dengan situasi Covid, sangat membantu jika ibu saya ada di sana bersamaku,” katanya.

“Anda pulang dan berbicara dengan keluarga Anda, tetapi mereka tidak mengerti sebanyak dia. Kami berdua mengalami hal yang sama,” ungkapnya.

Ibu dan anak ini diketahui sudah menghabiskan lima tahun terakhir bekerja bersama di unit tersebut. Clare diketahui berbasis di “pod” kardiotoraks dan Hollie di perawatan intensif umum.

“Jalan kami banyak bertemu di tempat kerja. Tidak mudah untuk bekerja dalam perawatan intensif dan ini bisa sangat menegangkan, tetapi kami memiliki dukungan satu sama lain,” terang sang ibunda, Clare, 56, dari Hanford, dekat Trent Vale.

“Tim yang bekerja dengan kami juga luar biasa. Kita semua bersama-sama. Mereka juga bekerja saat Natal. Ada banyak orang pemberani,” ujarnya, dikutip Mirror.

Clare juga sempat menjadi pasien saat dia menderita serangan jantung dua tahun lalu. Dia juga sempat dirawat lagi baru-baru ini setelah mengalami batu ginjal.

Dia sengaja mengajukan diri untuk bekerja di di Hari Natal karena dia hidup sendiri dan ingin staf lain dengan keluarga muda mendapatkan hari libur.

“Hal-hal tertentu bermain di pikiran Anda, tetapi Anda harus tegar atau Anda tidak akan dapat bekerja di lingkungan itu. Memang bisa sangat menyedihkan,” ungkapnya.

“Covid cukup mengejutkan. Tidak pernah dalam sejuta tahun saya mengharapkan hal seperti ini,” jelasnya.

“Ini juga berarti cara kerja yang berbeda. Kami menggunakan APD penuh sepanjang waktu. Panas dan tidak nyaman. Di akhir shift, ini bisa terasa sangat melelahkan,” beebrnya.

Keduanya juga sempat terkena virus corona itu pada Maret lalu.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini