FBI Buru Pencuri Biola Kuno Seharga Rp13 M

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 29 Desember 2020 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 18 2335100 fbi-buru-pencuri-biola-kuno-seharga-rp13-m-Czndza62K6.jpg Foto: Daily Mail

LOS ANGELESBiro Investigasi Federal (FBI) sedang memburu pencuri biola abad ke-18 seharga USD900.000 (Rp13 miliar).

Biola kuno ini diduga dicuri seseorang yang membuka kunci Tesla di dekat rumah dealer seni dan pergi dengan instrumen mahal itu.

FBI meminta bantuan publik untuk menemukan kendaraan tersebut dan biola Amati 1710 yang dicuri di Los Feliz di Los Angeles pada 8 Desember lalu.

Menurut Los Angeles Times, instrumen, yang terbuat dari maple keriting dan pohon cemara alpine dilaporkan dalam kondisi sangat baik pada saat dicuri.

Juru bicara FBI Laura Eimiller mengatakan sejauh ini pihak berwenang belum dapat melacak kendaraan maupun biola tersebut.

“Menurut LAPD, seorang pencuri mobil diyakini berada di daerah tersebut,” terang Eimiller.

“Mungkin saja orang yang mencurinya tidak mengetahui nilainya dan menemukannya nanti dan mungkin mencoba menggadaikan atau menjualnya ke luar negeri,” ujarnya, dikutip Daily Mail.

(Baca juga: Setelah Ditemukan Kasus Varian Covid-10 Baru di Inggris, Jepang Larang Semua WNA Masuk)

“Jadi, sangat penting untuk menyampaikan informasi tersebut kepada publik sehingga mudah-mudahan seseorang yang menerimanya, atau ditawari, dapat mengidentifikasinya dan mengembalikannya kepada pemilik yang sah,” ungkapnya.

Catatan lelang menunjukkan biola itu dijual pada 2013 dengan harga sedikit lebih dari setengah juta dolar. Jika itu dilelang hari ini, kemungkinan akan menghasilkan antara USD700.000 (Rp9,9 miliar) dan USD900.000 (Rp12,7 miliar).

Biola ini dibuat oleh Girolamo (Hieronymus) Amati II, cicit dari Andrea Amati, yang dianggap sebagai penemu biola modern.

Biola ini pun tercatat dimiliki Rowland Weinstein, pedagang seni dan pemilik galeri yang membagi waktunya antara Los Angeles dan San Francisco. Weinstein mengizinkan teman musisi dan pemain biola profesionalnya untuk memainkan alat musik tersebut.

Pada 8 Desember, dia meninggalkan biola itu di dalam mobil sedan Tesla putihnya yang diparkir di luar rumahnya dan di propertinya di Los Feliz.

Saat itulah seseorang membuka pintu mobil, mengambil biola, dan melarikan diri.

Weinstein memberi tahu LA Times jika kunci mobilnya secara tidak sengaja terlepas dari sakunya dan jatuh di belakang kursi pengemudi. Mekanisme penguncian otomatis hanya bekerja saat pengemudi mengambil kunci dan keluar dari kendaraan.

Alhasil, mobil itu tidak terkunci.

Menurut Times, Weinstein mengangkut biola itu karena menurutnya lokasi penyimpanan sebelumnya tidak cukup aman. Dia hanya berencana meninggalkan biola di dalam mobil sebentar.

Namun ketika dia kembali, dia melihat mobilnya hilang dan kemudian menelepon polisi.

Weinstein menawarkan hadiah sebesar USD25.000 (Rp354 juta) kepada siapa pun yang memiliki informasi yang mengarah pada pengembalian biola itu.

“Saya bertanggung jawab atas sepotong sejarah dan potongan sejarah itu menjauh dari saya,” kata Weinstein.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini