Tahun Baru 2021, Ganjar Semangati Nakes dan Penggali Kubur

Antara, · Jum'at 01 Januari 2021 02:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 512 2337106 tahun-baru-2021-ganjar-semangati-nakes-dan-penggali-kubur-plFRP4oKz2.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui tenaga kesehatan di malam tahun baru (Foto: Antara)

JAWA TENGAH - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyemangati tenaga kesehatan yang menangani pasien terinfeksi virus corona dan penggali kubur tempat pemakaman umum Jatisari yang menjadi lokasi pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis 31 Desember 2020 malam, menjelang pergantian tahun baru.

Ganjar yang mengendarai sepeda motor berkeliling untuk memberi semangat langsung tidak hanya kepada nakes dan penggali kubur, tapi juga pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSUD Tugurejo dan kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, penjaga palang perlintasan kereta api, petugas Pos Nataru, serta mengunjungi Mapolsek Gajahmungkur dan Koramil 10 Gajahmungkur Semarang.

Baca Juga:  Nekat Naik Jembatan Ampera, Ratusan Warga Dibubarkan Polisi di Malam Tahun Baru

Saat didatangi orang nomor satu di Jateng, Tarno (53) dan rekan-rekannya yang terlihat usai memakamkan jenazah Covid-19 mengaku terkejut.

"Bangga sekali rasanya, tidak menyangka akan dikunjungi Bapak Gubernur, apalagi ini bawa oleh-oleh dan kami dikasih 'vitamin' berupa uang. Senang sekali rasanya, ya meskipun saya tidak bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga, tapi saya ikhlas karena tanggung jawab," katanya.

Pria paruh baya yang sejak 2 April 2020 bertugas menggali makam bagi jenazah Covid-19 menceritakan kepada Ganjar suka duka yang dialaminya seperti harus memakamkan jenazah larut malam, hingga cerita-cerita mistis yang dialaminya.

"Sudah ada 372 jenazah yang saya makamkan di sini. Jadi kepada masyarakat, saya sampaikan kalau virus Covid-19 ini benar-benar ada. Saya minta masyarakat membantu dengan memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun serta rajin cuci tangan," ujarnya.

Dokter Irma yang bertugas di tempat isolasi BPSDMD Jateng mengaku senang atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Ganjar. "Senang sekali rasanya, ini bentuk perhatian Pak Ganjar pada kami tenaga kesehatan, meski tidak bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga, tapi kami tetap bahagia. Kami harap virus segera selesai dan masyarakat kami minta membantu dengan mematuhi protokol kesehatan," katanya.

"Mereka-mereka ini yang sampai malam ini masih berjaga terus menerus. Mereka harus 'stand by' karena harus menjaga rumah sakit, menjaga keamanan dari TNI/Polri, tenaga kesehatan di tempat isolasi sampai penjaga kuburan dan palang pintu kereta api yang mesti bertugas," ujarnya.

Baca Juga:  Malam Tahun Baru Masih Terdengar Suara Kembang Api, Ini Kata Polda Metro

Menurut dia, mereka perlu ditengok karena di tengah keramaian tetap bertugas pada malam pergantian tahun baru saat pandemi Covid-19.

Ganjar berharap masyarakat mau mendukung pemerintah dengan mengurangi kerumunan dan menjaga protokol kesehatan sebab dengan cara itu maka virus corona akan bisa segera teratasi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini