Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Untuk Pertama Kalinya, Korea Selatan Catat Lebih Banyak Kematian Dibanding Kelahiran

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 04 Januari 2021 |14:19 WIB
Untuk Pertama Kalinya, Korea Selatan Catat Lebih Banyak Kematian Dibanding Kelahiran
Foto: Reuters.
A
A
A

Selain tekanan yang meningkat pada pengeluaran publik karena permintaan akan sistem perawatan kesehatan dan pensiun meningkat, penurunan populasi kaum muda juga menyebabkan kekurangan tenaga kerja yang berdampak langsung pada perekonomian.

Bulan lalu, Presiden Moon Jae-in meluncurkan beberapa kebijakan yang ditujukan untuk mengatasi tingkat kelahiran yang rendah, termasuk insentif tunai untuk keluarga.

BACA JUGA: Pemerintah Korsel Akan Tingkatkan Angka Kelahiran Bayi

Berdasarkan skema tersebut, mulai tahun 2022, setiap anak yang lahir akan menerima bonus tunai sebesar 2 juta won (sekira Rp26 juta) untuk membantu menutupi biaya prenatal, selain pembayaran bulanan sebesar 300.000 won atau Rp 3,8 juta yang dibagikan hingga bayinya mencapai usia satu tahun. Insentif akan meningkat menjadi 500.000 won (Rp6,4 juta) setiap bulan mulai 2025.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement