Tahun Baru, Dua Lelaki Terjun dari Atap Hotel, Pengunjung Panik

Susi Susanti, Koran SI · Senin 04 Januari 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 18 2338555 tahun-baru-dua-lelaki-terjun-dari-atap-hotel-pengunjung-panik-0ABp66YM4Y.JPG Foto: CNN

NASHVILLE – Dua pria diketahui melompat dari bar "rooftop" hotel Grand Hyatt di Nashville pada Jumat (1/12/2020).

Polisi mengatakan insiden ini langsung menyebabkan kepanikan massal di antara para pengunjung bar.

Menurut laporan insiden dari Kepolisian Metro Nashville, keamanan hotel mengatakan kepada polisi jika dua pria mendekati langkan bar atap di lantai 25 hotel pada Jumat malam dan melompat dari sana.

Ketika orang-orang itu melompat, pengunjung di bar mulai berteriak dan terjadi kepanikan massal.

Dikutip CNN, para saksi mata melihat ke tepi gedung, dan melihat kedua pria itu terjun payung di seberang jalan menuju tempat parkir yang berdekatan. Begitu mereka mendarat, mereka masuk ke mobil yang diparkir dan pergi.

Pihak keamanan di bar memposting rekaman video insiden tersebut di media sosial (medsos).

Kedua pria yang melompat itu diketahui sebagai anggota BASE jumping, yakni olahraga ekstrim. BASE adalah singkatan dari building, antenna, span, and earth.

(Baca juga: Sadis, Pukuli Ibu Hingga Tewas, Anak 15 Tahun Ditangkap)

Tidak seperti skydivers, yang terjun payung di luar pesawat, para pelompat BASE berlatih olahraga dari titik-titik tertentu seperti gedung pencakar langit, tebing, atau jembatan.

Keamanan hotel mengatakan kepada polisi mereka yakin para pria itu mungkin adalah tamu di hotel. Namun identitas para pria tersebut tidak diketahui.

Bar "rooftop" diketahui terbuka untuk tamu hotel dan pelanggan lokal. Jaringan hotel mengkonfirmasi kedua pria itu adalah tamu hotel dalam sebuah pernyataan.

“Pihak hotel segera menghubungi pihak berwenang setempat, dan para tamu kemudian diusir dan dilarang dari hotel,” kata pernyataan itu.

“Kami dengan keras mengutuk perilaku sembrono semacam ini, dan pertanyaan lebih lanjut tentang situasi ini mungkin ditujukan ke Departemen Kepolisian Metropolitan Nashville,” lanjut pernyataan itu.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini