Geledah Balai Kota Batu, KPK Angkut Dua Koper Besar Berisi Dokumen

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 06 Januari 2021 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 519 2340080 geledah-balai-kota-batu-kpk-angkut-dua-koper-besar-berisi-dokumen-DAgGwDnBz3.jpg KPK geledah Balai Kota Malang (Foto: Avirista Midaada)

KOTA BATU - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya meninggalkan Balai Kota Batu, Jawa Timur setelah melakukan penggeledahan sejak Rabu pagi (6/1/2021). Penyidik komisi anti-rasuah ini membawa dua koper besar berwana hitam dan hijau yang diduga berisi dokumen terkait kasus yang diselidiki.

Total ada 9 orang penyidik KPK yang keluar dari kompleks Balai Kota Among Tani Kota Batu. Sebanyak 5 orang penyidik keluar dari Dinas Pariwisata (Disparta) dan 4 orang keluar dari kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berada di satu kompleks bangunan Balai Kota Batu.

Baca Juga: KPK Geledah 3 Lokasi di Kota Batu Terkait Kasus Gratifikasi

Penyidik KPK sambil terus berjalan cepat langsung meninggalkan ruangan kantor yang digeledah. Mereka tak memberikan keterangan kepada media yang telah menunggu sedari Rabu pagi tadi. Para penyidik ini langsung memasuki tiga unit mobil yang telah menunggu di halaman Balai Kota Batu.

Terpisah Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, penggeledahan yang dilakukan penyidik terkait pendalaman kasus dugaan korupsi perkara gratifikasi yang terjadi pada tahun 2011 - 2017 di Kota Batu.

"Penyelidikan ini merupakan pengembangan kasus. Ditunggu saja," jawab Ali saat dihubungi okezone.com.

Sebelumya diberitakan, penyidik KPK melakukan penggeledahan di tiga ruang dinas di lingkungan kompleks Balai Kota Batu, sejak Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: KPK Sita Mobil Milik Anak Bupati Labuhanbatu Utara Terkait Suap DAK

Tiga dinas yang digeledah yakni Dinas Pariwisata (Disparta), Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu di lantai II Balai Kota Amongtani Batu dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu di lantai III Blok C Balai Kota Batu. Penggeledahan dilakukan terkait pengembangan kasus dugaan gratifikasi yang sempat menjerat Pemkot Batu dari tahun 2011 - 2017.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini