BTS di Papua Dibakar KKB, Polisi Bergerak Lakukan Penyelidikan

Antara, · Senin 11 Januari 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 340 2342679 bts-di-papua-dibakar-kkb-polisi-bergerak-lakukan-penyelidikan-BRQ9jJ9kFy.jpg BTS di Puncak, Papua dibakar KKB (Foto: Antara)

JAYAPURA - Kapolres Puncak AKBP Decky Saragih mengatakan, saat ini anggotanya masih menyelidiki kasus dibakarnya dua base transceiver station (BTS) yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Dari laporan yang diterima insiden pembakaran kedua BTS diketahui dari laporan yang disampaikan tim Palapa Ring Timur yang melakukan pengecekan menggunakan helikopter Sabtu (9 Januari) lalu," kata AKBP Saragih, Senin (11/1/2021).

Dia mengakui BTS yang dibakar, yakni BTS 4 yang terletak di perbukitan Pingile Distrik Omukiya dan BTS 5 terletak di perbukitan wilayah Muara Distrik Mabuggi. Masyarakat melaporkan kedua BTS dibakar sejak Kamis 7 Januari hingga mengakibatkan terganggu layanan 4G.

Baca Juga:  Kembali Berulah, KKB Tembak 2 Warga Papua di Ilaga

Ketika ditanya KKB yang beroperasi di sekitar Kabupaten Puncak, Saragih mengaku cukup banyak di antaranya Legagak, Militer Murib, Rambu Besar dan Leni Mayu, namun dia belum dipastikan kelompok mana yang membakar BTS.

"Anggota masih terus menyelidiki kasus tersebut karena kesulitan mendapat info karena masyarakat lebih memilih untuk tutup mulut, " kata AKBP Saragih.

General Manager Network Operation & Quality Management Telkomsel Maluku & Papua Adi Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Senin, menyatakan pelanggan Telkomsel di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, tetap dapat menikmati layanan komunikasi 2G.

Baca Juga:  Mahfud Apresiasi TNI Terkait 8 Prajurit Ditetapkan Tersangka Kasus Pembakaran di Papua

Layanan tersebut menggunakan transmisi IDR atau satelit. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya yang terjadi kepada pelanggan Telkomsel di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, " kata Adi Wibowo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini