Siswi SMP di Musi Rawas Diperkosa Kenalan Lewat Sosmed di Kebun Karet

Era Neizma Wedya, iNews · Rabu 13 Januari 2021 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 340 2343553 siswi-smp-di-musi-rawas-diperkosa-kenalan-lewat-sosmed-di-kebun-karet-s21t9xujVr.jpg Pelaku pemerkosa siswi SMP di Musi Rawas ditangkap polisi.(Foto:Era Niezma W/iNews)

MUSI RAWAS - Peringatan bagi para remaja agar jangan mudah tergoda dengan kenalan, apalagi kenalan lewat media sosial (sosmed).

Seperti yang dialami Bunga (13) bukan nama sebenarnya, siswi kelas VII SMP di Kabuapaten Musi Rawas (Mura) tersebut, diperkosa pria yang dikenalnya melalui sosmed Facebook (FB).

Bunga diperkosa Septian Arif (29) warga Dusun VII, Desa Jabatan Baru, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, Sumsel di dalam kebun karet.

Kapolres Mura AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan, membenarkan peristiwa tersebut. AKP Alex Andriyan menjelaskan, tersangka berhasil ditangkap guna penyidikan lebih lanjut di Mapolres Mura. "Iya benar, kini tersangka sudah kita tahan di Polres," katanya, Rabu (14/1/2021).

Baca Juga: Kenalan di Medsos, Siswi SMP Diperkosa di Kebon Kopi

Alex menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan polisi LP/ B-01 / I /2021/Sumsel / Res Mura, tanggal 11 Januari 2021. Peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban kenalan di Facebook.

Baca Juga: Kisah Pahit Siswi SMP yang Diperkosa Oknum Polantas Pontianak

Kemudian, tersangka mengajak korban bertemu di pinggir jalan di Dusun VII Desa Madang, lalu tersangka langsung membawa korban ke arah dalam kebun karet.

Di dalam kebun karet tersebut, tersangka merayu korban dan secara paksa mencium korban, hingga memaksa korban untuk memenuhi nafsu bejatnya. Walaupun sudah berusaha untuk melawan, namun korban yang kalah tenaga berhasil di rudapksa oleh tersangka di dalam kebun karet.

Usai melakukan aksinya, tersangka meninggalkan korban begitu saja. Akibat peristiwa itu, korban mengalami trauma dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Mura untuk diproses menurut hukum yang berlaku. "Dari laporan korban, tim kita bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka," jelas Alex.

Dia melanjutan, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Aparat menyita barang bukti (BB) di antaranya satu helai jilbab warna biru, satu helai baju kaos olah raga lengan panjang warna kuning, dan satu helai rok panjang warna biru.

"Tersangka, akan kita jerat Pasal 82 Jo Pasal 76 (E) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini