Dia pun merasa sangat terhormat ketika pihak keluarga memilih untuk memakamkan jenazah Syekh Ali Pondok Pesantren Darul Quran, Tanggerang. UYM juga menganggap hal itu sebagai pengingat bahwa dirinya harus tetap mengamalkan Al Quran.
"Darul Quran adalah awal dari beliau kemudian berdakwah di Indonesia. Jadi merasa terhormat, merasa, ya Allah mungkin ini cara Allah untuk mengingatkan saya untuk terus berada di jalur Al Quran," ucapnya.
Selain itu, dimakamkannya Syekh Ali di pesantrennya menjadi acuan dari Allah agar dirinya bisa menerapkan semangat Syekh Ali di dalam kehidupan sehari-hari. Sambil menceritakan itu, UYM mengaku merasa terharu.
"Jadi kayak Allah bilang gini lho, Suf aku taro nih si Syekh Ali di sini supaya kamu tidak berubah, supaya kamu ingat terus, supaya kamu bisa berdampingan meskipun beliau sudah di alam kubur. Spiritnya, cita-citanya, dan juga impiannya, saya terharu," tuturnya.
Diketahui sebelumnya ulama kondang Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yasri Cempaka Putih pada Kamis (14/1/2020). Syekh Ali menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 08.30 WIB.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.