Panglima TNI Tinjau Korban Gempa di RSUD Sulbar dan Serahkan Bantuan Presiden Jokowi

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 16 Januari 2021 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 340 2345648 panglima-tni-tinjau-korban-gempa-di-rsud-sulbar-dan-serahkan-bantuan-presiden-jokowi-5k1ErPBKRL.jpg Panglima TNI Hadi Tjahjanto tinjau korban gempa dan memberikan bantuan Presdien Jokowi/Foto: Istimewa

MAMUJU - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, langsung bertolak ke Kabupaten Majene, Mamuju, Sulawesi Barat. Kegiatan itu dilakukan usai meninjau dan menyampaikan bantuan Presiden Jokowi di Kalsel.

Panglima TNI menyerahkan bantuan dari Presiden Joko Widodo sebanyak 10.000 paket sembako kepada masyarakat yang terkena musibah bencana gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR dan telah memakan korban jiwa.

Sehari sebelumnya, Panglima TNI telah memerintahkan jajaran TNI untuk menerjunkan Prajurit dan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk membantu korban gempa dilokasi tersebut.

Kegiatan diawali Panglima TNI dengan mengunjungi Posko pengungsian di Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Hadi menerima penjelasan dari Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, terkait situasi dan kondisi terkini di wilayah Sulbar pascagempa dan secara simbolis menyerahkan bantuan paket Sembako dari Presiden Jokowi.

Baca juga: Terjun Langsung Beri Bantuan, Panglima TNI: Jika Perlu Helikopter, Sampaikan!

"Saat ini TNI terus mempersiapkan langkah-langkah berikutnya, langkah evakuasi korban sudah dilaksanakan. kemudian langkah berikutnya adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban untuk itu dalam beberapa hari nanti akan kita hadirkan KRI Soeharso kebetulan saya lihat Lanal kondisinya bagus tidak ada kerusakan. Bagi korban patah tulang, termasuk korban-korban akibat yang lain bisa dirawat atau dioperasi apabila perlu di KRI Soeharso," Terang Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima menekankan kepada jajaran, untuk para korban juga harus dipersiapkan bantuan sembako yang saat ini sudah mulai berdatangan baik dari Jakarta melalui jalur udara dan dari wilayah-wilayah sekitar mamuju.

"Yang perlu diperhatikan adalah sistem distribusi bantuan yang saat ini sedang berjalan, harus benar-benar diamankan mulai dari pemberangkatan sampai dari pemberangkatan menuju wilayah mamuju," Terang Panglima TNI.

Panglima TNI menekankan pengawalan dari aparat TNI Polri sampai bantuan tersebut benar-benar sampai ke gudang dan petugas segera mendistribusikan karena masyarakat memerlukan bantuan tersebut.

"Kemudian yang berikutnya adalah bagaimana kita bersama untuk menormalkan kembali kebutuhan-kebutuhan masyarakat akan bahan bakar, kita lihat tadi masih ada atau adanya antrian kendaraan dan tugas kita adalah untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menormalkan kembali sehingga kebutuhan bahan bakar minyak khususnya bisa terdukung dengan baik dan termasuk juga kebutuhan akan Listrik," Terang Panglima TNI.

Panglima TNI

Permasalahan-permasalahan lain contohnya beberapa gedung juga dalam kondisi hancur, Panglima TNI menginstruksikan kepada Pangdam, Danrem untuk menggerakan anggota untuk membersihkan puing-puing dan juga akan dibantu dari Batalyon Zeni.

"Semoga tidak terlalu lama kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Mamuju ini dengan baik dan aktifitas perekonomian di Mamuju juga bisa berjalan dengan baik," terang Panglima TNI.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Rombongan memninju RSUD Sulawesi Barat yang saat ini banyak menampung korban gempa. Di tempat ini Panglima TNI berdialog langsung dengan beberapa tenaga medis dan meninjau tenda tenda darurat tempat perawatan korban. Setelah dari RSUD Sulawesi Barat, Panglima TNI mengunjungi Stadion Manakara untuk berdialog dengan korban gempa.

Panglima TNI juga membawa bantuan berupa, 7 Unit Tenda TNI, 1200 Tikar Plastik, 1000 selimut, 1000 dus mie instan, 2000 sarung, 100.000 masker medis, 170 box obat obatan, 432 box bitamin dan 300 dus air mineral botol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini