Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bersuara Lirih, Paus Fransiskus Doakan Korban Gempa di Sulawesi dan Kecelakaan Sriwijaya Air

Agregasi VOA , Jurnalis-Minggu, 17 Januari 2021 |22:36 WIB
 Bersuara Lirih, Paus Fransiskus Doakan Korban Gempa di Sulawesi dan Kecelakaan Sriwijaya Air
Paus Fransiskus (foto: Reuters)
A
A
A

Paus Fransiskus menyampaikan doa bagi korban gempa bumi, yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya di Sulawesi Barat beberapa hari lalu, dan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menewaskan 62 orang pekan lalu.

“Saya mendoakan mereka yang meninggal, yang luka-luka, dan juga yang kehilangan rumah atau pekerjaan mereka,” ujar Paus dalam doa Angelus mingguan.

Baca juga:  Hari Kedelapan, Basarnas Kumpulkan 298 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182 

Pembatasan sosial akibat pandemi virus corona membuat Paus menyampaikan doa ini dari perpustakaan Apostolic Palace dan bukan di lokasi biasa, yaitu di sebuah jendela terbuka yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus.

Baca juga:  Gubernur Sulbar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

“Saudara-saudari yang terkasih, saya ingin mengungkapkan kedekatan saya dengan warga Pulau Sulawesi di Indonesia yang diguncang gempa kuat. Saya mendoakan mereka yang meninggal dunia, mereka yang luka-luka, mereka yang kehilangan rumah dan pekerjaan. Semoga Tuhan mendukung upaya mereka-mereka yang sedang melakukan penyelamatan. Mari doakan saudara-saudara kita di Sulawesi, juga korban kecelakaan pesawat terbang yang terjadi Sabtu lalu di Indonesia,” ucap Paus dengan lirih.

Baca juga:  Update : 73 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulbar

Sedikitnya 76 orang meninggal dunia – 67 orang di Mamuju dan 11 lainnya di Majene – dan 844 orang lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,2 Jumat lalu 15 Januari 2021. Lebih dari 15 ribu orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement