Sering Melamun, Pensiunan PNS Ditemukan Tewas Tergantung

Solichan Arif, Koran SI · Minggu 17 Januari 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 519 2345950 sering-melamun-pensiunan-pns-ini-ditemukan-tewas-tergantung-TFKwMk9Z4x.jpg MH (74) pensiunan PNS ditemukan tewas tergantung.(Foto:Ilustrasi/Okezone)

BLITAR - MH (74) pensiunan PNS, warga Desa Kesamben, Kabupaten Blitar yang ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Minggu (16/1/2021).

Beberapa hari sebelumnya MH diketahui kerap melamun. Korban pertama kali ditemukan ada seutas tali menjerat leher. Lalu terlihat juga kursi yang berserak tidak jauh dari kakinya. "Lokasi ada di rumahnya," ujar Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Minggu (17/1/2021).

Keluarga tidak menyangka jika MH nekat menyudahi hidup. Terutama SW, istri korban yang pertama kali mengetahui peristiwa menghebohkan itu.

Baca Juga: 12 Kecamatan di Probolinggo Terpapar Abu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru

MH merupakan pensiunan PNS. Sejak pensiun yang bersangkutan lebih banyak berada di rumah. Kepada petugas SW mengaku tidak melihat gejala yang aneh pada diri suaminya.

Begitu juga malam itu, MH seperti biasa tidur di kamar bersamanya. "Sebelum ditemukan meninggal, korban juga tidur bersama saksi di kamarnya," kata Didik.

Saat terbangun, saksi tidak mendapati suaminya ada di sebelahnya. Sampai detik itu SW tidak ada pikiran buruk. Pagi itu, seperti biasa ia hendak menanak nasi.

SW mencari kursi yang biasanya dia pakai untuk duduk saat mencuci beras. Saat masuk ruang belakang, SW menjerit histeris. Di ruang tersebut, dia mendapati tubuh suaminya dalam keadaan tergantung. "Saat dicek korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," terang Didik.

Informasi yang disampaikan keluarga, beberapa hari sebelum ditemukan tewas, korban sempat terlihat sering melamun dan menyendiri. Beberapa kali ia juga mengeluhkan soal pekerjaan dan beban hidup. Rasa depresi tersebut diduga yang mendorong korban nekat bunuh diri.

Menurut Didik, dalam pemeriksaan jasad korban, petugas tidak menemukan tanda kekerasan. Atas permintaan keluarga, jenazah pensiunan PNS tersebut langsung dimakamkan. "Tidak ada tanda kekerasan. Jenazah korban langsung dimakamkan," pungkas Didik Dwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini