Merapi Kembali Semburkan Awan Panas dan Lava Pijar Berkali-kali

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 20 Januari 2021 21:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 510 2347982 merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-berkali-kali-0ncflPdEDD.jpg Gunung Merapi (Foto: Priyo Setyawan)

SLEMAN - Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas dan lava pijar, Rabu (20/1/2021). Awan panas sebanyak 8 kali pada pukul 12.00 WIB-18.00 WIB. Sedangkan lava pijar teramati 2 kali pada pukul 06.00 WIB-12.00 WIB, jarak luncur 400 meter arah Barat Daya.

Petugas penyusuan laporan aktivitas Gunung Merapi balai penyelidikan dan pengembangan teknologi kebencaaan geologi (BPPTKG) Heru Suparwaka melaporkan awan panas pertama pada pukul 14.07 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 20 mm dan durasi 192 detik. Jarak luncur sejauh 1000 m, cuaca mendung.

Baca Juga:  BPPTKG: Gunung Merapi Sudah Erupsi Efusif sejak 4 Januari

Awan panas kedua, pukul 14.27 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 117 detik. Awan panas meluncur ke Kali Boyong dengan jarak luncur 1500 m. Angin bertiup ke utara. Awan panas ketiga pukul 14.58 WIB dengan amplitudo 13 mm dan durasi 56 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Awan panas keempat pukul 15.26 WIB dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung. Awan panas kelima pukul 16.22 WIB, awan panas guguran tercatat dengan amplitudo 15 mm dan durasi 112 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca mendung dan berkabut.

Awan panas keenam pukul 16.56 WIB, tercatat di seismogram dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Jarak luncur tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung. Awan panas ketujuh pukul 17.14 WIB tercatat dengan amplitudo 2 mm dan durasi 11 detik. Jarak luncur 400 m ke arah barat daya da

“Awan panas kedelapan pukul 17.17 WIB tercatat dengan amplitudo 7 mm dan durasi 72 detik. Jarak luncur 800 m ke arah barat daya,” katanya, Rabu (20/1/2021) malam.

Baca Juga:  Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah Arah, Warga Berangsur Tinggalkan Pengungsian

Petugas juga mencatat gempa guguran sebanyak 9 kali, gempa hembusan 3 kali, gempa hybrid atau fase banyak 3 kali. Tingkat aktivitas Merapi Level III atau siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar #Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini