Predator Seksual Terhadap 13 Anak Ditangkap Polisi

Rabu 20 Januari 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 525 2347779 predator-seksual-terhadap-13-anak-ditangkap-polisi-h0DIeYHpzq.jpg Tersangka predator seksual terhadap anak di bawah umur ditangkap polisi/Foto: Antara

CIREBON - Polresta Cirebon menangkap tersangka predator seksual. Diduga korban dari perbuatan NF (51) mencapai 13 anak di bawah umur. Rekomendasi untuk pelaku dijatuhi hukuman kebiri.

"Korbannya sampai 13 anak di bawah umur dan mungkin masih bisa bertambah," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi seperti dilansir Antara di Cirebon, Rabu (20/1/2021).

Syahduddi menjelaskan, tersangka juga merupakan seorang penjaga Masjid di salah satu perumahan. Aksi kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dilakukan dengan mengiming-imingi memberikan barang kepada para korban.

"Setelah korban mau, maka pelaku langsung melakukan perbuatannya. Dilakukan di ruangan yang masih berada di sekitar rumah ibadah (Masjid)," paparnya.

Baca juga: Kebiri Manusia, Haram Hukumnya!

Perbuatan tersangka telah dilakukan selama hampir satu tahun dengan korbannya saat ini sudah 13 anak di bawah umur. Tidak menutup kemungkinan akan bertambah seiring berjalannya pemeriksaan.

"Kami baru meminta keterangan sembilan korban, sisanya belum. Dari pengakuan tersangka sudah melakukan aksi kejahatan seksual kepada 13 anak. Tapi kami masih mendalami," katanya.

Syahduddi mengatakan pihaknya akan merekomendasikan kepada Jaksa dan Pengadilan Negeri untuk menjatuhi tersangka dengan hukuman kebiri.

Selain itu NF juga dijerat pasal 76 E Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016, tentang penetapan pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

"Kami akan terapkan PP terkait kebiri kimia yang telah ditandatangani Presiden. Di mana nanti kami akan merekomendasikan ke Jaksa penuntut umum dan hakim agar menerapkan hukuman itu," katanya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini