Mendarat Tanpa Izin di Pangkalan Militer, Pengusaha Kaya Raya Ini Didenda Rp77 Juta

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 21 Januari 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 18 2348376 mendarat-tanpa-izin-di-pangkalan-militer-pengusaha-kaya-raya-ini-didenda-rp77-juta-2TmZyFmYa9.jpg Foto: Wales News Service

Biasanya ketika RAF Valley terbuka, pesawat sipil boleh mendarat tetapi izin harus diperoleh 24 jam sebelum kedatangan.

Pada 25 Mei 2020 lapangan terbang ditutup dan NOTAM telah mengeluarkan pengumuman itu.

Lapangan udara ditutup karena itu menjadi hari libur umum dan permintaan pesawat sipil untuk mendarat di Lembah RAF telah ditolak dan tidak ada kontrol lalu lintas udara yang tersedia.

“Bagaimanapun, ada larangan pendaratan pesawat sipil karena pembatasan Covid-19 dan pendaratan pesawat militer sendiri sangat dibatasi,” ungkapnya.

Elizabeth yang mewakili Otoritas Penerbangan Sipil, mengatakan petugas pemadam kebakaran Keith Roberts melihat pesawat di atas pangkalan dan menganggap pesawat itu dalam kesulitan dan ini darurat.

“Dia membunyikan alarm dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan,” ujarnya.

Ketika pesawat Pilatus mendarat di landasan pacu, petugas pemadam kebakaran parkir di sampingnya dan Roberts meminta Wood untuk mematikan mesin dan keluar dari pesawat mahal itu.

“Pilotnya adalah seorang pria kulit putih dengan tinggi sekitar 2 meter dan agak kurus. Dia mengenakan celana pendek, jaket kagool tipis dan kacamata serta rambut pendek beruban,” jelasnya.

Roberts pun bertanya kepadanya mengapa dia melakukan pendaratan tak terjadwal di Valley RAF dan pilot menjawab jika dirinya ingin melihat pantai.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini