Pada 8 Januari, USCIS mengumumkan bahwa pegawainya bekerja lembur dan bahwa dinas itu sedang mendistribusikan beban kerja untuk meminimalkan keterlambatan.
Dinas imigrasi itu menganjurkan agar pemohon mengajukan formulir mereka secara online dan membuat akun online agar bisa memeriksa status permohonan mereka.
Untuk Peter, seorang Muslim dan gay, pulang ke China berarti dia harus menyembunyikan agamanya dan orientasi seksualnya.
Emanuel yang belajar manajemen di Northern Virginia Community College, situasi yang dihadapinya membuatnya stress dan dibayang-bayangi kecemasan. Namun, dia bertekad meninggalkan AS setelah menimba pengalaman kerja.
(Angkasa Yudhistira)