Kedua kapal tangki itu, yang masing-masing mampu membawa 2 juta barel minyak, terakhir terlihat pada awal bulan ini dekat Singapura, berdasarkan informasi data pengapalan yang dicatat Refinitiv Eikon.
Perusahaan jasa finansial itu mencatat, pada saat itu MT Horse, yang dimiliki oleh Perusahaan Tangki Nasional Iran (NITC), berisi penuh minyak sedangkan MT Freya, dikelola oleh Shanghai Future Ship Manajemen Co, dalam keadaan tanpa muatan.
NITC belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
Iran telah sering dituduh merahasiakan tujuannya penjualan minyaknya dengan menonaktifkan sistem pelacakan pada kapal-kapal tangkinya. Pada 2018, mantan Presiden Donald Trump menarik Washington keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan enam negara besar dan memberlakukan kembali sanksi-sanksi yang ditujukan untuk menghentikan sama sekali ekspor minyak Teheran.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.