JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat meminta lurah dan camat untuk memperketat keamanan di fasilitas-fasilitas sosial dan umum untuk mencegah tindakan mesum seperti yang terjadi di Halte Bus SMKN 34, Senen, Jakarta Pusat.
"Kalau pemda sendiri kan terlalu luas, sehingga kita minta juga FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) dan organisasi masyarakat untuk memantau," kata Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, Senin (25/1/2021).
Pengetatan keamanan di fasilitas sosial dan fasilitas umum tidak hanya dilakukan di Senen tapi juga di kecamatan lainnya yang ada di Jakarta Pusat.
Selain melibatkan organisasi masyarakat, jika dimungkinkan Irwandi juga mengatakan ingin melibatkan karang taruna untuk mengawasi fasilitas umum serta fasilitas sosial.
"Karang Taruna juga kalau bisa terlibat, bukan hanya di kecamatan Senen tapi juga di delapan kecamatan lainnya," ujar Irwandi.
Baca juga: Sejoli Mesum di Halte Bus: Cuek Ditonton, Kabur saat Digerebek Ojol
Sebelumnya, pada Jumat (22/1) telah tersebar video dari media sosial instagram @jktnewss yang menunjukan adanya pasangan pria dan wanita yang melakukan perbuatan asusila dengan melakukan adegan seks di Halte SMKN 34, Senen. Polisi telah menangkap keduanya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.